banner 728x250

Film Teman Tegar Maira Bangkitkan Kesadaran Pelestarian Hutan bagi Anak OAP

Timika, Papuadaily – Ratusan anak sekolah Orang Asli Papua (OAP) menyaksikan pemutaran film Teman Tegar Maira (Whisper from Papua) dalam kegiatan nonton bareng yang digelar di Cinema XXI Diana Mall Timika, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Kuala Papua Indonesia (YKPI) bersama anak-anak Sentra Pendidikan dan Panti Asuhan Santa Susana sebagai bagian dari misi edukasi dan penanaman kesadaran lingkungan sejak dini.

Pantauan Papuadaily di lokasi, anak-anak terlihat menikmati sekaligus mendalami alur cerita film tersebut. Beragam ekspresi terlihat, mulai dari rasa senang, kesal hingga sedih, bahkan beberapa anak dari panti asuhan tampak meneteskan air mata karena tersentuh isi cerita.

Usai pemutaran film, sejumlah anak berusia sekitar sembilan tahun dimintai tanggapan. Salah seorang anak mengatakan film tersebut sangat menyentuh perasaannya.

“Bagus sekali. Saya sempat menangis, kak. Senang juga. Kami ingin menjaga hutan Papua,” ujarnya polos.

Guru pendamping Sentra Pendidikan, Ahmad, menilai film Teman Tegar Maira sangat realistis dan relevan dengan kondisi yang sedang terjadi di Papua saat ini.

“Kini banyak hutan yang dialihfungsikan. Hal ini dapat berdampak pada bencana dan mengganggu keseimbangan alam. Jika dibiarkan, ini sangat berbahaya,” katanya.

Menurut Ahmad, melalui film ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali kesadaran anak-anak tentang pentingnya hidup berdampingan dengan hutan, memanfaatkan hutan secara bijak, serta menjaga dan melestarikannya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama bagi anak-anak Sentra Pendidikan untuk menonton film di bioskop, sehingga meninggalkan kesan tersendiri, terlebih karena isi film sangat dekat dengan realitas kehidupan mereka.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Santa Susana, Madalena, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat inspiratif dan memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak panti asuhan.

“Hampir 90 persen anak-anak merupakan OAP dan ini menjadi pengalaman pertama mereka menonton film di bioskop. Kegiatan ini sangat luar biasa dan memberi inspirasi bagi anak-anak,” ujarnya.

Hal ini di sampaikan, Ketua Dibalik Perempuan, Uswatun menyampaikan film tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan penting kepada generasi muda tanpa cara menyalahkan, melainkan melalui pendekatan yang edukatif dan menyentuh.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menyelaraskan nilai-nilai perusahaan dengan program edukasi bagi anak-anak dan remaja.

Kebetulan, film Mahira juga melakukan penayangan perdana di Timika, sehingga momentum tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan tontonan yang bermakna.

“Film ini sangat bagus dan memiliki nilai-nilai penting yang perlu disampaikan kepada adik-adik. Pesan yang dibawa tidak menyalahkan siapa pun, tetapi mengedukasi dengan cara yang unik,” ujarnya.

Menurutnya, selama pemutaran film, para pelajar terlihat antusias dan mampu memahami pesan yang disampaikan. Suasana yang terbangun juga dinilai mampu membawa anak-anak larut dalam cerita serta menangkap makna yang ingin disampaikan oleh film tersebut.

Ia berharap, momen ini tidak hanya menjadi hiburan menjelang masa aktif sekolah, tetapi juga menjadi pengingat dan acuan bagi para pelajar dalam menjaga nilai-nilai kehidupan, khususnya kepedulian terhadap lingkungan.

“Hutan adalah masa depan bagi mereka, bagi anak-anak mereka, dan bagi generasi penerus kita nanti,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan film Mahira dapat memberikan dampak positif serta menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda akan pentingnya menjaga alam dan nilai kehidupan secara berkelanjutan.

Penulis: Crystal