Timika, Papuadaily — Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi demonstrasi menyambut Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia Rabu (10/12/2025) di Mimika.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyiagakan 120 personel Polri (dengan dukungan Brimob dan Babinsa TNI) untuk mengamankan acara yang diikuti massa dari dua titik, Petrosea dan SP2, sebelum menuju Gedung DPRK Mimika.
Pada pukul 10.15 WIT, massa mulai berkumpul di halaman DPRK. Koordinator lapangan Onan Kobogau membacakan 57 tuntutan, terutama terkait pendidikan, kesehatan, pembangunan, investasi, ESTM, dan batas wilayah.
Menanggapi itu, Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akas menyatakan puluhan aspirasi akan ditindaklanjuti. Beberapa poin seperti sekolah gratis, kesehatan gratis, dan pembangunan perpustakaan (yang masih dalam proses) dapat dieksekusi di tingkat kabupaten. Sementara itu, aspirasi investasi dan ESTM akan diteruskan ke DPR Papua Tengah karena tidak berada dalam kewenangan kabupaten.
Mengenai batas wilayah, DPRK berencana membentuk panitia khusus (pansus) agar penanganan lebih jelas dan terarah. “Dengan pansus, progres penyelesaian bisa dipantau secara terbuka,” jelas Asri.
Dalam momentum Hari HAM, ia menekankan bahwa HAM berlaku untuk semua orang, termasuk di Mimika, sehingga perlu dijaga dan diawal bersama-sama.








