banner 728x250
News  

Kapolres Mimika: banyak informasi hoaks beredar pasca penemuan dua jenazah

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Moh)

TIMIKA, Papuadaily – Informasi hoaks dan isu provokatif merebak di media sosial, khususnya WhatsApp, setelah penemuan dua jenazah korban pembunuhan di Jalan Poros SP9–SP7 dan di kompleks belakang Keuskupan Timika, tepatnya di pertigaan jalan tembus Wage Rudolf Soepratman (WR Soepratman).

Berbagai rekaman suara, video, hingga foto yang beredar luas tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Namun setelah dilakukan pengecekan oleh aparat kepolisian, sebagian besar dari informasi itu dipastikan tidak benar.

Menanggapi maraknya penyebaran informasi bohong tersebut, Kepala Kepolisian Resor Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, memberikan pernyataan tegas.

“Kondisi dan situasi Timika saat ini pasca ditemukan dua jenazah masih terpantau kondusif. Kita berkomitmen mengusut tuntas kasus ini,” kata Kapolres saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para admin grup WhatsApp, untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

“Kami juga mengimbau khususnya kepada admin-admin (grup WhatsApp) bahwasanya apabila mendapatkan informasi yang belum diketahui kebenarannya tolong jangan dishare, jadi admin juga ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Menurut Kapolres, hasil pengecekan terhadap rekaman suara, video, dan foto yang beredar menunjukkan bahwa konten tersebut tidak sesuai fakta. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi terhadap berita-berita hoax atau belum diketahui kebenarannya,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, masyarakat dipersilakan melaporkan kepada pihak kepolisian jika mendapati informasi terkait peristiwa tersebut yang dirasa mencurigakan atau belum terverifikasi. Bahkan laporan juga dapat disampaikan langsung kepada dirinya.

“Tolong menahan diri, jangan menambah masalah. Jadi sama-sama kita menahan diri. Percayakan kepada kepolisian,” tutur Kapolres.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini secara profesional sekaligus memastikan situasi keamanan di Timika tetap terkendali.