Timika, Papuadaily – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, komunitas Singgah Baca dan Dibalik Perempuan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Mimika menyelenggarakan kegiatan bertema “Anak Timika Terlindungi, Cerdas, dan Berbudaya” di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Kamis (17/7/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, kecintaan terhadap buku, serta memperkenalkan dan melestarikan budaya Papua.
Perpustakaan tersebut difungsikan sebagai ruang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan bermain. Rangkaian kegiatan edukatif, seperti Read Aloud dan lomba melukis, diikuti puluhan anak usia dini bersama orang tua mereka. Antusiasme anak-anak membuat suasana semakin meriah.
Mewakili Kepala DPAD Mimika, Raudhah menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan anak secara holistik (fisik, emosional, sosial, dan spiritual).
Sementara itu, Singgah Baca, diwakili Dina, mengajak orang tua untuk menanamkan literasi dasar seperti membaca dan menggambar sejak dini. Dina menambahkan, “Dengan kegiatan ini, kami membiasakan anak-anak mendengarkan cerita untuk mengembangkan imajinasi dan rasa ingin tahu mereka.”
Sebagai bagian penting dari kegiatan, P2TP2A Mimika menghadirkan talkshow parenting tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak yang disampaikan oleh Christin.
Christian menekankan pentingnya edukasi seksual bagi anak dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, serta kesadaran akan potensi anak perempuan dan laki-laki sebagai korban pelecehan seksual.
Kegiatan ini diakhiri dengan pentas seni dari Maramowe Mimika yang menampilkan tarian Wautu, tarian tradisional yang menceritakan kisah burung kasuari dan burung maleo.
Founder Dibalik Perempuan, Uswatun, berharap kolaborasi antara komunitas lokal dan pemerintah daerah dapat berkelanjutan, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang edukatif dan diskusi berkelanjutan seputar perlindungan anak di Mimika, mengingat maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak.