News  

Empat Prajurit TNI Dilaporkan Gugur Baku Tembak dengan KKB di Nduga

(DOK) Prajurit Marinir TNI AL gugur diserang KKB di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, pada 26 Maret 2022. Foto: Sevianto Pakiding via AFP

TIMIKA – Empat anggota TNI dilaporkan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (25/11/2023).

Prajurit TNI yang dilaporkan gugur tertembak tergabung dalam Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad. Semula dilaporkan lima prajurit TNI tertembak, tiga diantaranya meninggal dunia dan dua luka-luka.

Namun pada Minggu (26/11/2023) telah beredar ucapan duka terhadap gugurnya empat orang prajurit TNI, atasnama Kopda Anumerta Yipsan Ladeu, Kopda Anumerta Probo, Praka Anumerta Firdaus dan Pratu Anumerta Dermawan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan prajurit TNI diserang oleh KKB Kodap III Ndugama ketika melakukan penyisiran di Distrik Paro. Serangan KKB terjadi sekitar pukul 12.00 WIT. Lima personel Satgas Yonif 411/Pandawa tertembak.

Dua prajurit TNI yang mengalami luka tembak telah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Minggu siang. Penanganan medis terhadap kedua korban tersebut dibenarkan Juru Bicara RSUD Mimika Lucky Mahakena.

“Kondisinya stabil, sedang dalam penanganan. Sedang dirawat tindak operasi,” kata Lucky.

Sementara itu, hingga Minggu malam belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait peristiwa ini. Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel (Inf) Johanis Parinussa bahkan mengaku belum menerima laporan lengkap.

“Kami masih meminta informasi data perkembangan situasinya,” kata Kolonel Johanis Parinussa dilansir ceposonline.com.