banner 728x250

Kios Pangan Keliling: Cara Bupati Mimika Berdayakan Mama-Mama Papua dan Stabilkan Harga

TIMIKA, Papuadaily – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meluncurkan program kios pangan keliling yang inovatif untuk memberdayakan mama-mama Papua. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal sekaligus menstabilkan harga pangan di wilayah tersebut.

“Kita ingin masyarakat Papua, terutama mama-mama, tidak perlu lagi berjualan di pinggir jalan. Mereka bisa tinggal di rumah, dan tim kami yang akan menjemput hasil tani mereka,” kata Bupati John.

Mekanisme Program

Program ini bekerja dengan cara menjemput langsung hasil pertanian dari rumah-rumah warga. Pemerintah kemudian membeli hasil tersebut dan menjualnya kembali melalui kios pangan keliling dengan harga yang disubsidi.

Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan hasil panen petani terserap dengan baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Yulius Koga, menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan dari kios yang sudah ada sejak tahun 2024.

“Kami ingin mempertemukan produsen, yaitu masyarakat Orang Asli Papua (OAP), dengan konsumen secara langsung,” ujarnya.

Dukungan Lintas Sektor

Program ini melibatkan beberapa dinas terkait, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Perikanan. Setiap hari, tim dari dinas-dinas tersebut akan mengambil hasil kebun dari petani dan menjualnya ke masyarakat melalui kios keliling.

Selain hasil kebun, kios pangan keliling juga menyediakan kebutuhan pokok lainnya seperti beras, telur, gula, dan minyak goreng.

Dampak Positif

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Mimika, antara lain:

  • Peningkatan pendapatan petani lokal
  • Stabilitas harga pangan di tingkat konsumen
  • Motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian

Dengan adanya program ini, diharapkan mama-mama Papua dapat lebih sejahtera dan perekonomian lokal semakin berkembang.