banner 728x250
News  

100 Pencaker OAP dan Labeti Ikuti Diksar Satpam Gada Pratama di Mimika

TIMIKA, Papuadaily – Sebanyak 100 calon pencari kerja (pencaker) yang merupakan Orang Asli Papua (OAP) serta Lahir Besar Timika (Labeti) resmi mengikuti Pelatihan dan Pendidikan Dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) kualifikasi Gada Pratama.

Pelatihan ini digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan PT Garis Trakos Timika, berlangsung di Ballroom Kanguru Hotel Timika, Senin (24/11/2025).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal, khususnya bagi para pencari kerja yang ingin berkarier sebagai Satpam.

“Seperti diketahui bahwa Satpam merupakan salah satu profesi dengan latar belakang semi militer,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Paulus, para pencaker perlu mendapatkan pendidikan formal serta sertifikasi sebelum terjun ke dunia kerja. Untuk menjamin kualitas pelatihan, Disnakertrans menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah.

“Nanti sertifikasinya dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan piagam dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika,” kata Paulus usai seremoni pembukaan.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Diksar akan berlangsung sekitar dua hingga tiga pekan, bergantung pada kurikulum yang diterapkan panitia. Disnakertrans juga menyiapkan langkah lanjutan agar para lulusan dapat segera mengakses peluang kerja.

“Selain di perusahaan yang ada, kami berharap di luar juga, seperti di bank-bank, terus di mall, bandara, itu juga nanti kita akan lihat pasarnya seperti apa,” jelasnya.

Paulus menambahkan bahwa beberapa perusahaan penyalur tenaga kerja keamanan juga dilibatkan untuk memperluas peluang penempatan.

“Ada beberapa perusahaan penyalur tenaga kerja sekuriti kita libatkan. Jadi kalau perusahaan minta lewat mereka kebetulan mereka tahu, jadi mereka tinggal hubungi kami di dinas atau manajemen yang menangani ini… nanti dinas yang hubungi mereka (pencaker),” lanjutnya.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Papua Tengah Kombespol Deni Herdiana dalam sambutannya menegaskan pentingnya kompetensi Satpam sebagai bagian dari penyelenggara keamanan lingkungan kerja.

Ia menjelaskan bahwa Satpam memiliki fungsi strategis sebagai perpanjangan tangan kepolisian dalam lingkup terbatas sehingga membutuhkan kemampuan dan sikap profesional.

“Satpam merupakan kelompok petugas untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka menyelenggarakan keamanan di lingkungan kerjanya,” ujar Deni.

Menurutnya, kemampuan tersebut hanya dapat diperoleh melalui pelatihan yang sistematis, yang bertujuan membentuk Satpam dengan sikap, mental, kepribadian, kondisi fisik, pengetahuan, dan keterampilan dasar yang memadai.

Pelatihan ini, lanjut Deni, khusus diberikan kepada calon anggota Satpam yang belum pernah mengikuti pelatihan sebelumnya agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tempat kerja, termasuk aspek pengamanan fisik, personel, informasi, dan teknis.

“Saudara merupakan peserta yang terpilih dan telah memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditentukan. Oleh karena itu, saudara berhak dapat menjadi Satuan Pengamanan yang bertugas membantu Polri di bidang penyelenggaraan pengamanan dan ketertiban masyarakat terbatas pada lingkungan kerja di mana saudara ditugaskan,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Kombespol Deni berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, serta memastikan keselamatan selama proses latihan berlangsung.

Penulis: MohEditor: Sev