Timika, Papuadaily – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika, dr. Enny Kenangalem, mengajak seluruh dokter memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih dekat, merata, dan berkelanjutan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IDI yang ditutup dengan acara gala dinner di Ballroom Swiss-Belhotel Timika, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob, serta jajaran IDI dan sejumlah undangan.
Mengusung tema “Dokter Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa”, peringatan HUT ke-76 IDI menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas profesi sekaligus memperluas kontribusi dokter dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Sebagaimana yang telah saya sampaikan selama memimpin IDI Cabang Timika, kita akan terus bergerak mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujar Enny dalam sambutannya.
Enny mengatakan, pengabdian dokter tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan di rumah sakit, tetapi juga dengan menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hingga ke kampung-kampung.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, IDI Cabang Timika bersama para dokter spesialis dan dokter umum telah melaksanakan bakti sosial di enam kampung di Distrik Mimika Timur.
Kegiatan itu meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis, pembagian kacamata gratis, serta edukasi kesehatan.
Selain bakti sosial, IDI juga menggelar turnamen olahraga yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung sejak September 2026 itu diikuti 15 tim bulu tangkis dan 23 tim futsal, serta didukung kerja sama dengan sejumlah organisasi profesi kesehatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simposium yang diikuti 175 peserta secara langsung maupun daring. Simposium tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas keilmuan dokter agar pelayanan kesehatan dapat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.
Tantangan pelayanan kesehatan di Papua
Sementara itu, IDI Wilayah Papua Tengah, dr. Nickanor K. R. Wonatorey, menekankan bahwa pengabdian dokter di Papua bukanlah perjalanan singkat. Kondisi geografis dan dinamika pelayanan kesehatan membutuhkan ketangguhan, keikhlasan, serta kepedulian kemanusiaan yang tinggi.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh dokter yang bertugas di wilayah Papua, baik di rumah sakit rujukan perkotaan, puskesmas, maupun klinik pelayanan dasar.
Menurutnya, dedikasi para dokter merupakan bukti nyata pengabdian untuk menjaga kesehatan masyarakat Papua di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Ia juga mengajak seluruh dokter memperkuat solidaritas dan kesejawatan serta menjadikan Papua sebagai rumah bersama untuk bertumbuh, saling mendukung, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Kehadiran Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam acara gala dinner menjadi bagian dari momentum kebersamaan antara organisasi profesi dokter dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan dukungan terhadap IDI dan pengabdian para dokter dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan tenaga medis dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Mimika.
Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi dinilai penting untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin baik, terutama dalam menjangkau masyarakat di wilayah yang menghadapi tantangan geografis.
Melalui peringatan HUT ke-76 ini, IDI diharapkan terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan.
Bagi para dokter, peringatan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak berhenti pada profesi, tetapi juga mencakup kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Seusai gala dinner, ditetapkan bahwa IDI Cabang Jayawijaya akan menjadi tuan rumah peringatan HUT ke-77 IDI pada tahun mendatang







