Timika, Papuadaily – Pemerintah Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Hal tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu tingkat Kabupaten dan Distrik oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Timika, Jumat (29/8/2025) itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, serta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Frans Kambu, ditegaskan bahwa posyandu merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Peran strategis posyandu, lanjutnya, terlihat dalam pemantauan tumbuh kembang balita, pencegahan stunting, serta edukasi gizi dan penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat.
“Pertemuan Pokjanal Posyandu ini sangat penting karena menjadi wadah sosialisasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 agar semua pihak memahami arah kebijakan penguatan posyandu. Melalui forum ini kita memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah, PKK, perangkat kampung, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan,” ujar Frans.
Ia juga menekankan pentingnya pembaruan Surat Keputusan (SK) Tim Pokjanal Posyandu di seluruh tingkatan, baik kabupaten, distrik, hingga kampung dan kelurahan, agar fungsi pembinaan dan pengawasan dapat berjalan lebih optimal.
“Kita harus mempertegas komitmen bersama menjadikan posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting dan peningkatan layanan kesehatan dasar,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Frans Kambu berharap pertemuan tersebut dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali seluruh posyandu di setiap kampung dan kelurahan di Kabupaten Mimika.
“Kita pastikan tidak ada lagi anak-anak di Mimika yang mengalami gizi buruk atau stunting. Mari kita wujudkan keluarga yang sehat, kuat, dan sejahtera demi Mimika yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.








