banner 728x250
Budaya  

Siswa SMP Lomba Seni dan Sastra, Wabup Mimika: Wadah Pengembangan Kreativitas

Timika, Papuadaily – Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tahun 2026 sebagai upaya mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni, budaya, dan olahraga, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 157 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika. Pelaksanaan FLS3N berlangsung selama dua hari, mulai 20-21 Mei 2026, di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan Mimika.

Sementara itu, pelaksanaan O2SN dijadwalkan berlangsung pada 8-11 Juni 2026 di sejumlah venue, yakni Mimika Sport Center, Kolam Renang Kuala Kencana, Venue Panjat Tebing, dan Lapangan Badminton At Rahman.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa festival seni dan olahraga pelajar bukan hanya ajang perlombaan untuk meraih juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda.

Hal itu disampaikan Emanuel Kemong saat membuka kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk menumbuhkan bakat, kreativitas, sportivitas, serta semangat persatuan di kalangan pelajar.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah pembinaan untuk menumbuhkan bakat, kreativitas, sportivitas, dan semangat persatuan di kalangan pelajar,” ujarnya.

Ia mengatakan, melalui festival tersebut diharapkan lahir generasi muda Mimika yang cerdas, sehat, kreatif, berprestasi, dan mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Emanuel menilai para pelajar merupakan generasi penerus yang akan membawa nama baik daerah di masa mendatang. Karena itu, ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi diri di bidang seni maupun olahraga.

Selain meningkatkan kemampuan dan prestasi, festival seni dan olahraga juga dinilai mampu membentuk karakter pelajar melalui nilai disiplin, kerja keras, dan sportivitas.

“Nilai-nilai inilah yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan semangat, jujur, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, menang ataupun kalah merupakan hal biasa dalam sebuah kompetisi, namun pengalaman dan proses belajar menjadi hal paling berharga.

Dalam kesempatan itu, ia turut meminta para dewan juri dan wasit menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil sehingga dapat menghasilkan peserta terbaik yang nantinya mewakili Mimika ke tingkat yang lebih tinggi.

Panitia pelaksana juga menyiapkan penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan bagi para pemenang. Sementara peserta yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan.

Ia pun mengajak guru serta orang tua untuk terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak dalam mengembangkan potensi di bidang akademik, seni, maupun olahraga.

Dengan dukungan bersama, Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi demi masa depan daerah dan bangsa.