banner 728x250

Tiga komoditas ini naik harga di Pasar Sentral Timika

Suasana lapak pedagang eceran di Pasar Sentral Timika, Jumat (24/10/2025). Foto: Moh

Timika, Papuadaily— Sejumlah komoditas sayur dan buah di Pasar Sentral Timika mengalami fluktuasi harga dalam beberapa hari terakhir. Tiga komoditas yang terpantau naik cukup signifikan adalah tomat, jeruk lokal, dan wortel.

Ece, salah satu pedagang di Pasar Sentral Timika, mengatakan harga tomat kini melonjak menjadi Rp35.000 per kilogram dari sebelumnya Rp25.000 per kilogram. Begitu pula dengan jeruk lokal yang kini dijual Rp100.000 per kilogram, serta wortel yang naik menjadi Rp35.000 per kilogram.

“Ketiga komoditas di atas naik harga karena minimnya stok di pasaran,” jelas Ece saat ditemui di lapaknya, Jumat (24/10/2025).

Namun, di tengah kenaikan tersebut, sejumlah komoditas lain justru mengalami penurunan harga. Di antaranya cabai rawit, cabai merah besar, cabai hijau, dan tomat bunga.

Harga cabai rawit kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Cabai merah besar pun turun dari Rp100.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara cabai hijau kini dijual lebih murah di kisaran Rp60.000–Rp70.000 per kilogram, dan tomat bunga turun dari lebih Rp50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

“Beberapa jenis komoditas di atas mengalami penurunan harga dikarenakan melimpahnya stok di pasaran,” ungkap Ece.

Adapun harga cabai merah keriting masih stabil di kisaran Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. “Kalau cabai keriting itu tidak pernah murah, tetap saja di harga Rp90.000 sampai Rp100.000,” kata Ece menambahkan.

Untuk bawang merah dan bawang putih, harga juga terpantau stabil di angka Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Sementara untuk sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi, dijual seharga Rp5.000 per ikat, tergantung besar kecilnya ukuran serta modal yang dikeluarkan pedagang ke petani.

Adapun harga beberapa sayur lainnya, yakni kol Rp30.000 per kilogram, kentang Rp30.000 per kilogram, dan labu Rp20.000 per kilogram.

Fluktuasi harga ini diperkirakan masih akan terjadi, tergantung pasokan dari sentra pertanian di wilayah sekitar dan kondisi distribusi ke pasar Timika.