Tiga Pegawai di Jayawijaya Ditembak, Pelaku Diduga Pisahkan Korban dari Rombongan

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya terkapar ditembak KKB, Rabu (9/9/2026). Foto: Istimewa

Timika, Papuadaily Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dilaporkan tewas ditembak orang tidak dikenal (OTK) saat distribusi Bantuan Pangan (Bapang) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Rabu (9/9/2026).

Penembakan terjadi sekitar pukul 15.45 WIT. Ketiga korban disebut merupakan bagian dari rombongan petugas yang tengah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah tersebut.

banner 325x300

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan diduga menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Insiden tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang mengantarkan bantuan pangan dengan menggunakan kendaraan roda empat,” kata Ilham saat dihubungi kantor berita Antara dari Jayapura, Rabu petang.

Ilham mengatakan, rombongan tersebut berjumlah delapan orang. Mereka diadang lalu ditembak ketika melintas menggunakan kendaraan bak terbuka.

Ketiga korban dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Jenazah mereka kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena.

Berdasarkan keterangan saksi yang telah dibawa ke Polres Jayawijaya, rombongan korban diduga dihadang sekitar 10 orang ketika kendaraan yang mereka tumpangi melintas di wilayah Muliama.

Para pelaku kemudian disebut memisahkan anggota rombongan berdasarkan identitas mereka, yakni Orang Asli Papua (OAP) dan non OAP. Setelah itu, tiga orang korban yang merupakan non OAP ditembak.

Ketiga korban yang dilaporkan tewas adalah Alfonsius Albinus Mehan (35), Aprida Rapi (49), dan Wili Mbuik (25).

Alfonsius merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang bertugas sebagai dokter hewan. Ia berdomisili di Sinapuk, Wamena. Alfonsius dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian kepala.

Korban berikutnya, Aprida Rapi (49), merupakan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Aprida berdomisili di Jalan Yos Sudarso, Wamena. Ia dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian rusuk kiri.

Sementara korban ketiga, Wili Mbuik (25), merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Aparat keamanan masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap, identitas pelaku, serta motif penembakan.

“Kita masih dalami pelakunya,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC), Kombes Pol Yusuf Sutejo.