Timika, Papuadaily – Konvoi kendaraan milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi sasaran aksi penembakan oleh kelompok bersenjata saat melintas di Mile 60 kawasan operasional tambang, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) pagi.
Rangkaian kendaraan yang mengangkut karyawan tersebut diserang saat bergerak dari arah Tembagapura (Mile 68) menuju Kota Timika sekitar pukul 08.00 WIT.
Insiden itu menyasar rombongan yang terdiri dari delapan unit kendaraan. Adapun dua dari tiga unit bus karyawan yang terkena tembakan teridentifikasi memiliki nomor lambung 140591 dan 021074.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan insiden penembakan tersebut.
Kapolres menjelaskan bahwa rentetan tembakan mengenai tiga kendaraan yang berada di barisan paling depan rombongan.
“Tiga kendaraan mengalami penembakan, yaitu dua unit bus dan satu mobil box kargo penumpang pesawat,” jelas Alredo.
Meski kendaraan mengalami kerusakan akibat sabetan peluru, Alredo memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden pengadangan tersebut.
“Tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Saat rentetan tembakan meletus, tiga kendaraan yang tertembak memilih terus memacu kecepatan hingga berhasil lolos dari zona bahaya dan mengamankan diri di Check Point Mile 58.
Sementara itu, lima bus lain yang berada di barisan belakang langsung memutar balik kendaraan untuk berlindung menuju Mile 64.
Rombongan sempat tertahan di Mile 58 guna menunggu penebalan pengawalan dari aparat keamanan.
Pihak kepolisian menerima laporan resmi insiden tersebut pada pukul 08.20 WIT. Pasca-serangan, personel gabungan langsung memperketat sterilisasi di sepanjang jalur tambang utama.
“Saat ini situasi direspon Satgas Amole. Selanjutnya akan dilakukan olah TKP dan penyelidikan gabungan antara Satgas Amole dan Polres Mimika,” kata Alredo.
Alredo juga menekankan bahwa untuk pelaku penembakan saat ini masih dalam penyelidikan.
“Pelaku belum diketahui siapa, masih lidik jadi belum bisa disebut atau diduga pelakunya siapa,” ujarnya.







