Timika, Papuadaily – Dalam rangka HUT ke-29 Kabupaten Mimika, Dinas Koperasi dan UMKM akan menggelar Expo Festival UMKM 2025 yang diikuti ratusan pelaku usaha lokal serta perwakilan dari tiga kabupaten tetangga.
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan ada tiga kabupaten yang menghadiri dari Deiyai, Nabire, dan Paniai untuk memeriahkan Expo Festival UMKM.
“Di kegiatan ini, menggunakan tema besar yaitu UMKM Naik Kelas dan Menuju Pasar Global. Program ini menjadi bagian penting dari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika dalam mewujudkan Gerbang Emas Mimika,” ujarnya.
Sehingga seluruh stakeholder perlu bersatu, mendukung, dan mendorong pengembangan UMKM di Kabupaten Mimika.
Samuel Yogi, mengatakan pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga mengundang dua menteri dari pemerintah pusat, yakni Menteri Koperasi dan Menteri UMKM Republik Indonesia, untuk hadir dalam Expo festival ini.
Saat konferensi pers, Ia menyampaikan kegiatan tersebut, melibatkan pelaku usaha sebanyak 240 pelaku UMKM dan dilaksanakan Lapangan Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah, pada 6–8 Oktober 2025.
Selain itu, kegiatan expo festival UMKM 2025 ini akan dibarengi dengan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Mawokauw Jaya di Distrik Wania akan menjadi pusat UMKM Noken Kabupaten Mimika.
Samuel Yogi, mengatakan ini adalah sejarah yang luar biasa dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Pastinya didalam pembangunan ada fasilitas untuk pengelolaan produk-produk unggulan Kabupaten Mimika.
“Salah satunya bagi mama-mama penjual noken yang selama ini berjualan di pinggir jalan. Pemerintah punya keseriusan untuk memperhatikan mereka. Ke depan, mereka tidak lagi berjualan di jalan, melainkan di dalam honai yang besar dan layak. Pemerintah punya tanggung jawab untuk mewujudkan itu,” jelasnya.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menambahkan kegiatan ini menjadi kehormatan bagi kami, karena untuk pertama kalinya dilibatkan sebagai salah satu pemangku kepentingan, khususnya dalam peletakan batu pertama di Kampung Mawokauw Jaya di Distrik Wania.
Pada saat yang sama, Wakil Ketua Kadin Mimika, Rusly Limpo, melalui Expo Festival UMKM ini noken dapat semakin dikenal luas sebagai karya seni bernilai tinggi yang perlu dilestarikan.
“Noken ini diciptakan tanpa desain komputer, tapi dengan imajinasi mama-mama Papua. Kadin siap bergandengan tangan dengan asosiasi dan Dinas Koperasi agar produk UMKM lebih dikenal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Expo Festival UMKM 2025 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk-produk lokal, termasuk Noken, agar bisa menembus pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Founder dan Art Director TIFA Creative, Alfo Smith, selaku pihak Event Organizer, menjelaskan untuk persiapannya sudah mencapai 80 persen.
“Untuk konsep persiapan sudah dijalankan dengan baik, bahkan sebagian besar sudah selesai. Dalam kegiatan nanti, teman-teman dari TIPA juga akan menampilkan karya tari. Selain itu, mereka akan menampilkan ornamen khas Mimika, baik berupa tulisan maupun foto,” jelasnya.
Ia menambahkan akan ada penampilan band dan music lokal Mimika yang ikut memeriahkan acara festival tersebut.
Kegiatan ini menjadi harapan baru bagi pelaku UMKM di Mimika, agar produk lokal tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga bisa menembus pasar yang lebih luas.







