banner 728x250
News  

Tujuh pekerja Freeport terjebak longsor, operasi perusahaan dihentikan sementara

Timika, Papuadaily – Bencana longsor melanda area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), tepatnya di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), pada Senin malam, 8 September 2025, sekitar pukul 23.21 WIT.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh karyawan kontraktor di area PTFI dilaporkan terjebak di dalam tambang.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat dikonfirmasi pada Selasa (9/9/2025), membenarkan kejadian longsor tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan manajemen PTFI terkait insiden tersebut.

“Benar, informasinya terjadi di underground PTFI. Saat ini masih kami cek dan koordinasikan dengan pihak manajemen,” ujar Kapolres.

Upaya evakuasi terhadap ketujuh karyawan yang terjebak telah dimulai sejak Selasa pagi, pukul 05.07 WIT. Proses evakuasi dilakukan dengan metode pengerukan material (mucking) guna membuka akses menuju lokasi para pekerja.

Tim Emergency Response Group (ERG) PTFI Tembagapura terus melakukan pencarian dan penyelamatan.

Hingga saat ini, identitas serta kondisi para korban masih dalam proses pendataan dan koordinasi lebih lanjut.

Sementara itu, manajemen PTFI melalui Vice President Corporate Communications, Katri Krisnati, menyampaikan bahwa longsor disebabkan oleh aliran material basah dalam jumlah besar yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIT di tambang bawah tanah GBC.

Aliran material tersebut menutup akses ke sejumlah area tambang dan membatasi rute evakuasi bagi tujuh pekerja.

“Lokasi para pekerja yang terjebak telah diketahui, dan mereka diyakini dalam kondisi aman,” ungkap Katri dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, saat ini kru tengah berupaya membersihkan jalur evakuasi agar proses penyelamatan dapat dilakukan dengan aman dan cepat.

Selain itu, kebutuhan dasar bagi para pekerja yang terdampak juga sedang dipenuhi.

“Seluruh pekerja lainnya telah dipastikan aman. Kegiatan operasional tambang sementara dihentikan untuk memprioritaskan evakuasi ketujuh pekerja kontraktor tersebut,” tutup Katri.