Ilaga, Papuadaily – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan program penanaman 1,6 juta pohon kopi di wilayah Kabupaten Puncak sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan perkebunan.
Program unggulan tersebut diumumkan Gubernur Meki Nawipa saat berdialog bersama masyarakat dan pemerintah daerah di Distrik Gome, Senin (25/5/2026). Menurutnya, kawasan pegunungan Papua Tengah memiliki potensi alam yang sangat besar untuk pengembangan komoditas kopi bernilai ekonomi tinggi.
“Kita akan tanam kopi di gunung-gunung dan lereng bukit ini. Kopi adalah komoditas bernilai tinggi. Harapannya, masyarakat memiliki penghasilan tetap dan tidak lagi hanya bergantung pada bantuan semata. Bagaimana caranya masyarakat bisa mandiri dan hidup lebih baik, itulah fokus kita,” ujar Meki Nawipa.
Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah.
Selain pengembangan sektor perkebunan kopi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Ilaga guna memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat menuju pasar.
Menurut Meki, konektivitas wilayah menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, hasil bumi warga diharapkan dapat dipasarkan lebih cepat dan memiliki nilai jual yang lebih kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Puncak untuk menjaga persatuan dan mendukung agenda pembangunan daerah.
“Mari kita jaga persatuan. Pembangunan fisik sudah kita mulai, pembangunan ekonomi sedang kita rancang. Mari kita dukung semuanya demi Kabupaten Puncak yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Program penanaman kopi ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah pegunungan Papua.







