Mimika  

Kualitas Udara di Mimika Makin Memburuk, Dinkes Bagikan Masker

Jarak pandang yang pendek di Jalan Cenderawasih SP 3 Timika akibat dikepung kabut asap karhutla kiriman dari Papua Selatan. (Foto: Moh)
banner 468x60

Timika, Papuadaily – Kualitas udara di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus memburuk akibat paparan kabut asap pekat. Pemerintah Daerah Mimika melalui Dinas Kesehatan setempat menyiapkan langkah antisipasi penanganan dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan bidang terkait untuk segera mendistribusikan masker secara gratis.

banner 325x300

“Untuk sikapi masalah kabut asap, saya sudah minta Puskesmas dan bidang di Dinas Kesehatan bagikan masker ke anak-anak sekolah dan masyarakat,” kata Marselino saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

Menurut Marselino, jajaran puskesmas diinstruksikan turun langsung ke wilayah kerja masing-masing untuk menyalurkan masker guna menekan potensi timbulnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), khususnya di kalangan anak-anak.

Mengenai rencana pembentukan posko kesehatan khusus penanganan dampak kabut asap, Dinas Kesehatan masih menunggu arahan dari pimpinan daerah. “Terkait itu nanti kita komunikasi lagi dengan Pak Bupati terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain mengandalkan pembagian dari pemerintah, Marselino mengimbau warga Mimika untuk mengambil langkah proteksi mandiri dengan menyediakan masker di rumah serta membatasi aktivitas di luar ruangan.

“Meskipun masker sudah kita bagikan, masyarakat diharapkan punya inisiatif sendiri untuk membeli masker di apotek. Setiap kali keluar rumah, wajib menggunakan masker,” tegasnya.

Marselino juga mengingatkan warga yang mulai mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

“Bagi warga yang mulai merasakan gangguan kesehatan seperti batuk atau sesak napas, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat,” pungkasnya.