Timika, Papuadaily – Dua orang pekerja penggalian sumur ditemukan meninggal dunia saat melakukan pekerjaan pendalaman sumur di wilayah Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (31/10/2026) sore. Keduanya diduga meninggal dunia akibat kekurangan oksigen di dalam sumur.
Kedua korban masing-masing diketahui bernama Riski Arsani (40) dan Yul Basuki (35).
Peristiwa tersebut bermula ketika Riski turun ke dalam sumur untuk melakukan pekerjaan pendalaman. Namun, saat berada di dasar sumur, Riski tiba-tiba kehilangan kesadaran dan tidak sadarkan diri.
Melihat rekannya dalam kondisi tersebut, Yul berupaya memberikan pertolongan dengan turun ke dalam sumur. Nahas, Yul juga mengalami hal serupa dan ikut pingsan di dasar sumur.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika oleh seorang warga bernama Iren pada pukul 15.05 WIT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., segera mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi kejadian.
Tim SAR bersama personel kepolisian dan warga setempat kemudian melakukan upaya evakuasi terhadap kedua korban dari dalam sumur.
Setelah berhasil dievakuasi ke permukaan, tim medis PSC 119 yang berada di lokasi melakukan pemeriksaan. Namun, kedua korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah kedua korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke RSUD Mimika.
Dengan berhasil dievakuasinya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh personel serta unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.








