banner 728x250
News  

Freeport Berbagi Kasih Natal Bersama Masyarakat di Sekitar Wilayah Operasional

Katrina Magal, warga kampung Opitawak bersama warga kampung di Dataran Tinggi Mimika menerima bingkisan bahan makanan dari rangkaian diakonia di Gereja Banti, Distrik Tembagapura (22/11/2025). Foto: dok PTFI

Timika, Papuadaily – Dalam semangat sukacita dan rasa syukur menyambut Natal, segenap karyawan dan komunitas PT Freeport Indonesia (PTFI) melaksanakan pelayanan kasih Natal (Diakonia) bersama warga Kampung Manikame Kyura Gunung di dataran rendah serta Kampung Banti di dataran tinggi, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 November 2025 ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar PTFI dengan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan.

Ketua Panitia Natal Dataran Tinggi PTFI, Kresna Suryandaru, mengatakan hubungan kekeluargaan antara karyawan dan komunitas PTFI dengan warga kampung telah terjalin kuat sejak lama.

“Kekeluargaan antara karyawan dan komunitas PTFI telah terjalin kuat dengan saudara-saudara di kampung-kampung sekitar area operasi perusahaan. Di hari Natal ini kami berinisiatif untuk mengumpulkan dana dan menyalurkannya dalam bentuk bantuan bahan makanan untuk mereka,” kata Kresna.

Ia menjelaskan, sebanyak 650 paket bantuan bahan makanan disalurkan kepada warga melalui gereja dan jemaat di kampung-kampung sekitar, yakni Banti 1, Banti 2, Kimbeli, dan Opitawak.

Kresna menambahkan, perayaan Natal PTFI tahun ini mengusung tema “Bersama dalam Terang”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas perjalanan keluarga besar PTFI yang baru saja melewati tantangan berat akibat insiden tambang bawah tanah.

“Perlahan semua bisa dilewati dengan kebersamaan. Ini karena kami semua bergandengan tangan, maju bersama sebagai satu keluarga, mengatasi kesulitan bersama, dan terus bertumbuh menjadi lebih kuat,” ujar Kresna.

Sukacita Natal juga dirasakan warga Kampung Opitawak. Salah seorang warga, Katrina Magal, mengaku bahagia dapat merayakan Natal bersama keluarga besar PTFI. Sejak pagi hari, ia bersama warga lainnya telah memadati Gereja Banti 2 untuk menyambut kehadiran karyawan dan komunitas PTFI.

“Kami bersyukur karyawan PTFI hadir di tengah-tengah kami untuk berdoa bersama dan memberikan bantuan bahan makanan. Kami memahami tambang belum beroperasi. Doa kami semoga perusahaan, karyawan dan kami warga semua dikuatkan dengan rasa persatuan dan kekeluargaan di masa sulit ini,” ungkap Katrina.

Sementara itu, pelayanan kasih Natal di Dataran Rendah berlangsung di Kampung Manikame Kyura Gunung pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 anak-anak yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.

Selain bernyanyi bersama, anak-anak menerima bingkisan berupa alat sekolah dan bahan pangan, serta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan sejak dini.

Salah seorang warga, Yuliana Magai, terlihat riang saat menerima bingkisan buku, alat tulis, dan bantuan bahan makanan.

“Setiap saya mendapat hadiah buku baru, saya jadi lebih semangat untuk belajar matematika. Saya juga senang Ibu Guru selalu ajarkan pelajaran baru di sekolah,” kata Yuliana, murid Sekolah Gereja GBI Apache Timika.

Ketua Panitia Natal Dataran Rendah PTFI, Rai Leimena, menyampaikan bahwa perjalanan menuju Kampung Manikame Kyura Gunung membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam melalui jalur darat. Meski berada di wilayah pesisir yang cukup jauh, bantuan Natal tersebut telah lama dinantikan oleh warga.

“Semoga langkah kecil di hari istimewa ini membawa suka cita dan kebahagiaan untuk kita semua,” kata Rai.