Timika, Papuadaily – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengimbau masyarakat Mimika untuk menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, demi menjaga situasi Kota Timika tetap aman dan kondusif.
Kapolres menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam menerima berbagai informasi yang beredar, terutama pasca terjadinya kasus pembunuhan sadis di Mimika yang memicu beredarnya hoaks dan spekulasi hingga membuat situasi seolah mencekam.
“Kami harapkan masyatakat untu bijak dalam bermedsos (Media Sosial, red), bijak dalam menerima informasi,” kata Kapolres saat ditemui wartawan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Rabu 10 Desember 2025.
“Jadi tolong jangan terprovikasi dan jangan terpengaruh. Percayakan kepada kami aparat kepolisian,” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui peningkatan kegiatan pengamanan rutin di berbagai titik.
Kapolres juga meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, melainkan melaporkannya atau mengonfirmasikannya langsung kepada pihak kepolisian.
Selain itu, ia mengingatkan para admin grup media sosial untuk lebih selektif menyaring informasi yang beredar. Jika ditemukan kabar yang tidak benar, segera dihapus agar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat memicu keresahan.









