Timika, Papuadaily – Sejumlah warga di Mimika mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur yang mengering. Kondisi ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika turun langsung menyalurkan air kepada warga yang membutuhkan.
Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, Selasa (25/8/2026), mengatakan pihaknya telah menyalurkan air bersih kepada 10 keluarga di Jalan Baru serta Kantor Kejaksaan Negeri Mimika di Mile 32.
Sementara pada Rabu (26/8/2026), BPBD kembali menerima permintaan air bersih dari warga di Serui Mekar dan Kodim 1710/Mimika.
“Warga kalau menghubungi, kita langsung respon. Warga yang udah kami layani itu mereka hubungi kami melalui telepon,” kata Agustina saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Rabu (26/8/2026).
Untuk mempercepat penanganan, BPBD Mimika telah menyiapkan 11 armada pengangkut air serta posko pengaduan. Nomor kontak layanan juga dicantumkan pada stiker yang dibagikan kepada masyarakat dan melalui media sosial.
Agustina mengatakan, penanganan untuk wilayah pesisir membutuhkan waktu lebih panjang karena kondisi geografis dan jarak yang harus ditempuh. Meski demikian, hingga saat ini BPBD belum menerima keluhan dari masyarakat di wilayah tersebut.
“Kalau yang dekat ini tidak masalah. Kalau yang jauh, memang butuh proses karena jangkauannya juga,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah tetap akan berupaya memberikan bantuan apabila masyarakat mengajukan permintaan air bersih. Sementara itu, warga di wilayah pesisir diimbau untuk menghemat penggunaan air selama kondisi kekeringan masih berlangsung.






