Timika, Papuadaily – Tokoh pemuda di Kabupaten Mimika, Elly Dolame, mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen di daerah itu untuk tetap bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri.
Dalam pernyataannya, Elly menegaskan bahwa menjaga situasi tetap kondusif merupakan wujud nyata semangat kebersamaan antarumat beragama di Mimika. Ia berharap perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga keamanan di Mimika. Kita ingin masyarakat merasakan suasana yang aman sehingga perayaan Idul Fitri berjalan lancar,” ujarnya kepada Papuadaily, Minggu (22/3/2026).
Menurut Elly, kondisi keamanan yang terjaga juga menjadi simbol kuatnya kerukunan antarwarga di Mimika. Ia menilai, harmoni sosial yang terpelihara di tengah keberagaman masyarakat akan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.
Ia juga menekankan bahwa Mimika merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya. Oleh karena itu, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan harus terus dijaga.
“Mimika adalah miniatur Indonesia yang dihuni oleh berbagai suku bangsa. Dengan saling menghormati, kita bisa menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan,” katanya.
Ajakan tersebut, lanjut Elly, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika di bawah kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Johannes Rettob-Emanuel Kemong dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi seluruh masyarakat.
“Amolongo, Nimaowitimi, Saipa,” tutup Elly dengan salam persaudaraan tiga bahasa lokal Mimika, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat setempat.
Adapun Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditetapkan sebagai Kabupaten Harmoni setelah meraih Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama, menonjol sebagai salah satu dari 3 besar daerah terharmonis di Indonesia.
Penghargaan ini diberikan karena komitmen kuat pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta harmoni sosial di tengah kemajemukan.




