Puncak  

Silaturahmi dan Bagi Sembako di Ilaga: Tokoh Adat Dukung Ajakan Bupati Elvis Tabuni Jaga Damai Puncak

Ilaga, Papuadaily – Kegiatan silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan sembako bagi warga di Ilaga menjadi momen mempererat persatuan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat untuk menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Kabupaten Puncak.

Dalam kesempatan itu, Kepala Suku Besar Abelom Kogoya mengajak seluruh warga bersatu menciptakan suasana yang aman dan damai.

“Sebagai kepala suku di tanah ini, saya sampaikan: jika daerah aman, segala aktivitas warga akan berjalan lancar—termasuk penyaluran kebutuhan pokok bisa sampai tepat waktu kepada kita semua,” ujarnya.

Abelom menegaskan, keamanan yang terjaga menjadi kunci agar setiap program pembangunan bisa terwujud dan dirasakan manfaatnya.

“Kita berlindung pada negara demi keamanan. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Puncak tetap damai. Saat suasana aman, warga bisa beraktivitas dengan tenang, pelayanan pemerintah berjalan baik, dan pembangunan terus berlanjut untuk kesejahteraan bersama,” ucapnya.

Ia pun mengajak warga tidak tergoyahkan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketenangan dan menghambat kemajuan daerah.

“Apa yang paling kita butuhkan adalah kedamaian. Kalau aman, anak-anak bisa belajar dengan tenang di sekolah, kita bisa berkebun dan bekerja dengan hati lapang, serta setiap hasil pembangunan benar-benar berguna bagi keluarga kita sendiri,” tambahnya.

Pernyataan ini selaras dengan arahan Bupati Puncak, Elvis Tabuni, saat memperingati HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Puncak pada 1 Juli lalu. Saat itu, Bupati menegaskan bahwa tokoh adat adalah mitra utama pemerintah dalam menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Bupati Elvis Tabuni berharap para kepala suku senantiasa mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayahnya masing-masing. Peran mereka sangat berharga dalam membina masyarakat, menyelesaikan masalah lewat musyawarah, serta mengajak warga menjaga keamanan demi kemajuan bersama.

Lewat pernyataan Abelom Kogoya, dukungan terhadap ajakan Bupati kembali ditegaskan. Tokoh adat diharapkan menjadi penggerak persatuan agar suasana tetap kondusif, sehingga pelayanan dan pembangunan dapat berjalan terus-menerus demi kesejahteraan warga.

“Mari kita bergandengan tangan menjaga tanah kelahiran kita ini. Keamanan bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dengan persatuan yang kokoh, Kabupaten Puncak akan tetap damai, aman, dan terus berkembang demi masa depan yang lebih baik,” tutup Abelom.