Timika, Papuadaily – Komandan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, merilis sejumlah capaian hasil operasi pengamanan yang dilaksanakan jajarannya di delapan provinsi wilayah kerja selama Semester I tahun 2026, pada Senin (6/7/2026).
Operasi yang berjalan menyeluruh di darat, laut, maupun udara tersebut berhasil mengungkap dan menindak berbagai kasus keamanan, mulai dari penyelundupan senjata, narkotika, hingga peredaran minuman keras tanpa izin.
Lucky menjelaskan cakupan wilayah pengamanan Kogabwilhan III meliputi Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, Maluku, dan Maluku Utara.
Secara khusus di jalur laut, aparat berhasil menggagalkan beragam aktivitas ilegal, antara lain penyelundupan senjata api yang diduga akan diserahkan kepada kelompok bersenjata, praktik pengisian bahan bakar antarkapal tanpa izin, perdagangan satwa dan hasil laut yang dilarang, serta peredaran narkotika dan minuman keras ilegal.
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, tercatat berhasil diselesaikan penindakan atas empat kasus penyelundupan senjata dan amunisi, dua kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak, enam kasus perdagangan satwa dilindungi, lima kasus narkotika, serta 24 kasus peredaran minuman keras ilegal.
Sementara itu dari pengawasan wilayah udara, operasi juga mencegah pelanggaran ruang terbang oleh pesawat asing yang melintas tanpa izin resmi. Selain itu di wilayah darat dan perbatasan, aparat menemukan dan menindak 30 kasus peredaran ganja, serta menyita hampir 3.000 batang tanaman ganja yang sedang ditanam.
Dari berbagai penindakan tersebut, barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin yang dimodifikasi agar bisa menembakkan peluru tajam, sekitar 800 butir amunisi, sejumlah senjata tradisional, perangkat komunikasi, uang tunai senilai Rp36 juta, serta perlengkapan lain yang diduga milik kelompok yang bergerak melawan hukum.
Lucky menegaskan pihaknya akan terus memperketat patroli di seluruh wilayah darat, pesisir, dan perbatasan, serta memperkuat kerja sama dengan instansi lain guna memutus akses segala jaringan kejahatan.
“Kami berkomitmen menjaga setiap jengkal tanah Papua dan wilayah sekitarnya tetap dalam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami juga mengajak masyarakat turut serta membantu memberikan informasi yang akurat kepada aparat, agar wilayah ini senantiasa aman, damai, dan membawa kesejahteraan bagi semua,” ujarnya dalam keterangan pers di Markas Komando Kogabwilhan III.





