NABIRE, Papuadaily – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyerahkan bantuan sebanyak 200 unit laptop kepada peserta Festival Budaya 2025 dalam kegiatan yang berlangsung di Mainhall Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu (21/1/2026). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengatakan bantuan laptop tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pelajar. Karena itu, ia meminta para penerima memanfaatkan perangkat tersebut secara maksimal untuk mendukung proses belajar dan pengembangan kemampuan diri.
“Setiap peserta festival Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan diberikan hadiah laptop. Jadi ada 200 laptop bagi anak-anak sekolah. Tapi laptop ini masa depan, aset. Jadi pakai baik-baik,” kata Meki.
Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menghadapi perkembangan zaman. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan menggunakan laptop untuk kegiatan yang produktif, seperti mengerjakan tugas sekolah, mencari referensi pembelajaran, mengembangkan keterampilan digital, hingga menghasilkan karya-karya inovatif.
Meki juga mengingatkan agar teknologi tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang tidak mendukung pendidikan. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua Tengah agar mampu bersaing di era digital.
Salah satu penerima bantuan, Novita Kedepa, siswi SMA YPPK Adhi Luhur, mengaku bersyukur dan senang atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada para pelajar.
“Senang sekali, Puji Tuhan. Laptop ini bisa membantu saya membuat karya tulis. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Semoga program-program yang dijalankan berjalan dengan baik. Tuhan memberkati,” ujar Novita.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap para pelajar semakin siap menghadapi tantangan pendidikan berbasis teknologi. Bantuan laptop juga diharapkan dapat memperluas akses terhadap sumber belajar digital sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing di masa depan.






