INTAN JAYA, Papuadaily – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley menyerahkan 15 unit laptop kepada pelajar di Kabupaten Intan Jaya, Jumat (23/1/2026). Bantuan tersebut merupakan realisasi janji Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada peserta Festival Budaya Pelajar Tahun 2025.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam kunjungan kerja ke Sugapa dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.
Dalam arahannya, Gubernur Meki Nawipa meminta para pelajar memanfaatkan bantuan laptop secara maksimal untuk menunjang proses belajar dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
“Pakai laptop ini baik-baik. Ini bisa membantu kalian belajar dan menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Meki.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk mendukung pendidikan generasi muda melalui berbagai program beasiswa. Menurutnya, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Papua untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Jangan takut untuk kuliah. Pemerintah daerah dan negara telah menyiapkan berbagai program beasiswa untuk membantu pendidikan anak-anak Papua,” katanya.
Selain itu, Meki mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan untuk membangun Klinik Matematika dan Klinik Bahasa Inggris di Nabire. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan akademik pelajar dan mahasiswa dalam mengakses peluang beasiswa di masa mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga mengajak para siswa untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Papua sebagai identitas dan kebanggaan daerah.
Ia mengapresiasi partisipasi pelajar Intan Jaya dalam Festival Budaya Pelajar serta menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.
Kunjungan kerja ke Intan Jaya merupakan bagian dari rangkaian agenda Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan program-program pembangunan menyentuh masyarakat hingga wilayah pedalaman.
