News  

ODC Amankan Tiga Orang di Timika Terkait Peredaran Amunisi Ilegal

TIMIKA, Papuadaily – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 mengamankan tiga orang terkait dugaan kepemilikan dan peredaran amunisi ilegal di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita 71 butir amunisi berbagai jenis.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Mereka diamankan pada Selasa (29/9/2026) dalam rangka pengembangan perkara dugaan penyalahgunaan senjata api, amunisi, dan bahan peledak.

banner 325x300

Perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/25/IX/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES MIMIKA/POLDA PAPUA TENGAH.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan penyidik menyita 67 butir amunisi tajam kaliber 5,56 milimeter, tiga butir amunisi 5,56 milimeter jenis karet, dan satu butir amunisi 5,56 milimeter hampa.

Selain amunisi, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor dan satu unit telepon seluler yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“DRW diduga berperan sebagai kurir dengan membawa 66 butir amunisi 5,56 mm tajam, tiga butir amunisi karet, dan satu butir hampa. Sementara PY juga diduga kurir dengan membawa satu butir amunisi tajam. Amunisi tersebut diduga milik GT yang berperan sebagai penjual,” kata Yusuf.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, DRW diduga membawa sebagian besar amunisi untuk disalurkan. PY diduga membawa satu butir amunisi tajam, sedangkan GT diduga berperan sebagai pihak yang menjual amunisi dan meminta bantuan kedua orang tersebut untuk menyalurkannya.

Ketiganya diduga melanggar Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan peredaran amunisi ilegal di Mimika.

“Penyidik akan mendalami seluruh fakta dan alat bukti untuk memastikan peran masing-masing pihak serta mengungkap pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan,” ujar Faizal.

Wakaops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penyidik masih mendalami asal-usul amunisi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredarannya.