News  

26 Nyawa Melayang di Jalan Raya Mimika, Kelalaian Pengendara Pemicu 90% dari 239 Kecelakaan

Ilustrasi/Generated by AI
banner 468x60

Timika, Papuadaily – Jalan raya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyimpan ancaman yang mengkhawatirkan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat 239 kasus kecelakaan lalu lintas yang merenggut 26 nyawa, melukai berat 227 orang, dan menyebabkan 85 orang menderita luka ringan. Ironisnya, hampir sembilan dari sepuluh kecelakaan dipicu oleh faktor manusia.

Data ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Rudolf Sormin Kakanga, kepada wartawan di Timika, Kamis (15/10/2026).

“Ada 26 orang meninggal dunia, 227 orang mengalami luka berat, dan 85 orang mengalami luka ringan,” ujarnya.

Angka kecelakaan di Mimika terus menunjukkan tren peningkatan yang memprihatinkan. Bulan Agustus mencatat rekor tertinggi dalam delapan bulan terakhir: 39 kasus kecelakaan, dengan tiga korban meninggal dunia, 34 orang luka berat, dan 21 orang luka ringan.

Angka laka lantas ini meningkat sekitar 69,6 persen dibandingkan Januari yang tercatat hanya 23 kasus. Peningkatan ini menjadi peringatan bahwa situasi keselamatan berlalu lintas di Mimika semakin membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Dari 239 kasus yang tercatat, sebanyak 215 kasus atau sekitar 90 persen di antaranya disebabkan oleh kelalaian pengendara. Sementara itu, pengaruh alkohol menjadi penyebab 16 kasus, dan faktor kendaraan serta kondisi jalan masing-masing menyumbang empat kasus.

“Penyebab utama adalah kelalaian pengendara atau faktor manusia sebanyak 215 kasus, pengaruh alkohol 16 kasus, faktor kendaraan ada empat kasus, dan faktor jalan juga empat kasus,” tegas Iptu Rudolf Sormin Kakanga.

Tingginya angka kecelakaan ini menjadi tamparan keras sekaligus peringatan bagi seluruh masyarakat Mimika.

Kecelakaan tidak hanya merusak kendaraan, tetapi merenggut nyawa dan memisahkan keluarga selamanya.

Mematuhi aturan lalu lintas bukan sekadar menghindari tilang, melainkan menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain. Kecelakaan tidak selalu terjadi karena jalan yang buruk, tapi seringkali terjadi karena kurangnya kesadaran pengendara.