News  

Romo David Buntoro SCJ Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Romo David Buntoro, SCJ
banner 468x60

Timika, Papuadaily – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kongregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus (SCJ). Romo David Buntoro SCJ, imam muda yang menjalankan pelayanan pastoral di wilayah misi Papua, ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam renang di kawasan Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (17/10/2026).

Informasi mengenai meninggalnya Romo David disampaikan oleh Pater Provinsial SCJ melalui pemberitahuan kepada para konfrater. Dalam pesannya, ia menyebut peristiwa tersebut sebagai kabar yang mengejutkan dan menyedihkan, sekaligus mengajak seluruh anggota kongregasi untuk bersatu dalam doa.

“Para konfrater, berita mengejutkan dan menyedihkan dari Timika. Romo David Buntoro ditemukan meninggal saat berenang di Timika. Rencana jenazah akan segera dibawa ke Palembang/Lampung. Kita satukan dalam doa,” demikian isi pemberitahuan tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu bermula sekitar pukul 11.30 WIT. Seorang anak yang berada di sekitar kolam melihat benda berwarna hitam di dasar kolam dengan kedalaman sekitar tiga meter.

Setelah diperhatikan lebih dekat, benda tersebut ternyata merupakan seseorang yang berada dalam posisi tengkurap.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Seorang pengunjung lain turun ke kolam untuk mengevakuasi korban ke tepi.

Petugas medis dari Klinik Kuala Kencana bersama Emergency Response Group (ERG) segera memberikan pertolongan, termasuk melakukan resusitasi jantung paru atau cardiopulmonary resuscitation (CPR). Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.41 WIT.

Kepolisian Sektor Kuala Kencana menerima laporan dari petugas keamanan PT Freeport Indonesia pada pukul 11.43 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, personel kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana, Ipda Willy B., menyatakan bahwa kepolisian kemudian melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengetahui secara pasti peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sekitar pukul 13.00 WIT, tim identifikasi atau Inafis Polres Mimika tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Belum Memastikan Penyebab Kematian

Berdasarkan data akses yang diperoleh kepolisian, Romo David memasuki area kolam renang sekitar pukul 08.55 WIT pada hari kejadian.

Hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban serta olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini, jenazah berada di RSMM Timika sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulangan. Dalam pemberitahuan internal SCJ, jenazah direncanakan dibawa ke Palembang atau Lampung.

Setahun Melayani di Wilayah Misi Papua

Romo David diketahui telah sekitar satu tahun menjalankan pelayanan keagamaan di wilayah Kokonao, Kabupaten Mimika. Pelayanannya di Tanah Papua menjadi bagian dari perjalanan imamat dan pengabdian pastoralnya.

Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar SCJ, rekan sesama imam, serta masyarakat yang mengenalnya selama menjalankan pelayanan.

Di tengah kabar duka tersebut, Romo David dikenang sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan murah senyum. Kehadirannya dalam berbagai perjumpaan meninggalkan kesan hangat bagi orang-orang di sekitarnya.

Romo Petrus Santoso SCJ dari Martino Capelli Formation House, Macau, turut menyampaikan pesan belasungkawa. Dalam pesannya, ia merefleksikan perjalanan hidup dan panggilan imamat Romo David yang berakhir ketika sedang menjalankan misi pelayanan di Papua.

“Di tanah misi, hidupmu berakhir. Persembahan yang total. Perjalanan imamatmu sudah dinilai cukup oleh Tuhan. Selamat jalan, Romo. Beristirahatlah dalam damai abadi,” tulisnya.

Duka bagi Keluarga Besar SCJ

Kepergian Romo David menjadi kehilangan bagi keluarga besar Kongregasi SCJ dan komunitas yang pernah menerima pelayanannya. Doa dan ungkapan belasungkawa mengalir bagi almarhum, sementara proses penanganan kepolisian dan koordinasi pemulangan jenazah masih berlangsung.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian Romo David belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.

Keluarga besar SCJ berharap almarhum memperoleh istirahat kekal dan seluruh keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi kehilangan tersebut.