News  

Bupati Mimika: Wajib Kibarkan Bendera Merah Putih dan Jaga Kebersihan Kota

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (DOK/Papuadaily)

Timika, Papuadaily – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menginstruksikan seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kantor, hingga tempat usaha mulai 1 Agustus 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan olahraga bersama masyarakat di Timika, Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan memasang bendera Merah Putih selama satu bulan penuh, hingga 31 Agustus.

“Hari ini kita kumpul lagi tepat tanggal 1 Agustus. Bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan kita untuk menyambut 17 Agustus. Kami sudah mengeluarkan instruksi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk mengibarkan bendera di semua rumah mulai hari ini,” kata Johannes.

Ia mengatakan, pemerintah akan melakukan pengecekan dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan instruksi tersebut dijalankan. Bahkan, bagi tempat usaha yang tidak memasang bendera, pemerintah akan memberikan tindakan tegas.

“Nanti tiga hari lagi kami jalan cek. Yang belum, kalau di tempat usaha, usahanya kita blok. Harus punya semangat kemerdekaan,” tegasnya.

Menurutnya, kewajiban memasang bendera tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi juga seluruh kantor pemerintah, kantor swasta, hingga lingkungan permukiman. Ia juga meminta para ketua RT ikut mengawasi warganya agar seluruh rumah telah memasang bendera.

Selain mengibarkan bendera, ia mengajak masyarakat mempercantik lingkungan dengan memasang umbul-umbul dan berbagai hiasan kemerdekaan sesuai kemampuan masing-masing.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti persoalan kebersihan kota. Ia meminta masyarakat, terutama pemilik kios dan pelaku usaha, menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya lewat di depan lapangan Pasar Lama, saya takut sekali karena sampah terlalu banyak di sana. Pengusaha-pengusaha di Jalan Yos Sudarso dan Ahmad Yani juga jangan buang sampah di median jalan. Tidak boleh,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang indah sekaligus sehat bagi masyarakat.

“Kebersihan itu juga keindahan lingkungan, tapi juga membuat kita sehat. Jadi menyambut 17 Agustus tahun ini Mimika harus berubah,” katanya.

Di akhir sambutannya, Johannes mengajak masyarakat terus membiasakan hidup sehat melalui olahraga rutin setiap Sabtu pagi, sekaligus bersama-sama mewujudkan Mimika yang lebih bersih, tertib, dan semakin maju.