Timika, Papuadaily – Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote mengajak seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua untuk bersatu membangun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui kolaborasi antarkabupaten dan provinsi.
Dalam forum kepala daerah se-Tanah Papua di Timika, Senin (11/5/2026), FX Mote mengatakan perbedaan potensi yang dimiliki setiap daerah harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun Papua.
“Perbedaan itu menjadi kekuatan, bukan memisahkan kita. Masing-masing kabupaten memiliki potensi yang berbeda-beda dan itulah kekuatan kita,” ujarnya.
Menurutnya, pertemuan Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Se-Tanah Papua telah melahirkan kesepahaman bersama dalam mendorong program Papua Cerdas, Papua Sehat, dan Papua Produktif sebagai arah pembangunan di seluruh Tanah Papua.
Ia juga mengapresiasi semangat persatuan yang dibangun melalui konsep “satu dalam enam, enam dalam satu” sebagai simbol kebersamaan seluruh daerah di Papua.
FX Mote mengungkapkan, Kabupaten Waropen hingga kini masih masuk kategori daerah 3T sehingga membutuhkan dukungan dari daerah lain yang lebih maju.
“Kami berharap seluruh kekuatan di Tanah Papua bisa bersama-sama mendukung kabupaten yang masih tergolong 3T,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan utama di Waropen adalah keterbatasan konektivitas antardaerah.
Menurutnya, akses menuju sejumlah wilayah seperti Nabire, Manokwari, Sarmi, hingga Jayapura masih belum terhubung secara optimal.
Selain membahas pembangunan kawasan Papua, FX Mote juga memaparkan fokus pembangunan di Waropen yang saat ini diarahkan pada pembenahan tata kelola pemerintahan, sistem birokrasi, dan peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).
Di sektor ekonomi,ia juga fokus mengembangkan potensi sumber daya alam, baik dari sektor kelautan maupun daratan.
Ia menyebut sektor perikanan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, termasuk pengembangan komoditas kepiting yang masuk dalam program unggulan daerah.
Selain itu, ia juga memiliki potensi hutan bakau, pertanian, perikanan, hingga sumber daya tambang seperti emas dan gas yang dinilai dapat menjadi kekuatan pembangunan di Provinsi Papua.
“Kabupaten Waropen punya banyak potensi yang bisa menjadi kekuatan membangun Papua,” tutupnya.







