Timika, Papuadaily – Bojoka Music merilis video musik terbaru mereka, “Salah Paham”, pada 29 Agustus 2026 melalui kanal YouTube resmi Bojoka Music, hasil kolaborasi dengan Tong Baronda. Karya ini melanjutkan perjalanan kelompok musik yang lahir dari komunitas mahasiswa asal Mimika yang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Video musik ini digarap lewat kolaborasi dengan Tong Baronda, wadah yang mendorong anak muda Papua untuk terus berkarya dan produktif di jalur kreatif. Kolaborasi ini membantu Bojoka Music merampungkan “Salah Paham” sampai tayang, sekaligus jadi bukti bahwa jarak dari Papua tidak menghalangi anak muda untuk terus berkarya.
Bermula dari Pertemanan di Tanah Rantau
Bojoka Music terbentuk dari pertemuan sejumlah mahasiswa Mimika yang sama-sama merantau ke Yogyakarta. Kesamaan minat pada musik membuat mereka memutuskan untuk berkarya bersama, bukan sekadar berkumpul.
Stivend Blacksman, salah satu personel Bojoka Music, mengingat awal mula kelompok ini terbentuk.
“Awalnya kami sama-sama mahasiswa asal Mimika yang berkuliah di Yogyakarta. Kami punya kesamaan minat dan bakat dalam bermusik, lalu muncul keinginan untuk tidak hanya berkumpul, tetapi juga membuat sesuatu dan berkarya bersama,” kata Stivend.
Jarak dari kampung halaman tidak menghentikan mereka. Musik menjadi cara Bojoka Music tetap terhubung dengan Mimika sambil membangun sesuatu yang baru di perantauan.
“Kami ingin tetap berkarya walaupun sedang jauh dari Mimika. Musik jadi salah satu cara kami menyalurkan potensi yang kami punya, sekaligus membawa nama Mimika dan Papua lewat karya,” ujar Stivend.
Bojoka Music digerakkan oleh sejumlah talenta, termasuk JYSNKIND dan Stivend Blacksman, bersama beberapa beatmaker dan rapper yang membangun karakter musik kelompok ini.
Dari “SU CUKUP” ke “Salah Paham”
Sebelum “Salah Paham”, Bojoka Music lebih dulu memperkenalkan “SU CUKUP” kepada publik. Lagu itu menjadi tempat mereka menemukan karakter musik sekaligus belajar proses produksi dari awal.
Stivend menyebut setiap karya punya prosesnya sendiri.
“Setiap karya punya prosesnya masing-masing. Kami masih terus belajar dan berkembang. Yang penting buat kami adalah tetap berkarya dan memberi sesuatu yang bisa dinikmati orang lain,” tuturnya.
Cerita di Balik “Salah Paham”
“Salah Paham” bercerita tentang hubungan yang retak karena perasaan dan komunikasi yang tidak pernah tersampaikan dengan baik. Bojoka Music mengemas cerita itu lewat musik dan visual yang dekat dengan keseharian.
“Lagu ‘Salah Paham’ ini bercerita tentang sesuatu yang sebenarnya sering terjadi dalam hubungan. Ada perasaan dan komunikasi yang tidak tersampaikan dengan baik, hingga akhirnya muncul kesalahpahaman,” kata Stivend.
Ia berharap pendengar tidak sekadar menikmati lagunya, tapi juga menemukan cerita mereka sendiri di dalamnya.
“Kami berharap ketika orang dengar lagu ini atau lihat videonya, mereka bisa merasa terhubung dengan ceritanya. Mungkin setiap orang punya pengalaman salah paham dengan versinya masing-masing,” katanya.
Tayang 29 Agustus, Bawa Cerita ke Layar YouTube
Video musik “Salah Paham” tayang mulai 29 Agustus 2026 lewat kanal YouTube resmi Bojoka Music. Perilisan ini menjadi langkah Bojoka Music memperkenalkan karya mereka ke audiens yang lebih luas.
Bagi Stivend, “Salah Paham” adalah satu langkah lagi dalam perjalanan Bojoka Music yang masih panjang.
“Harapannya kami bisa terus berkarya dan berkembang. Semoga karya ini diterima banyak orang dan jadi salah satu langkah untuk memperkenalkan Bojoka Music, Mimika, dan Papua lewat musik,” tutup Stivend.
Video musik “Salah Paham” dapat disaksikan mulai 29 Agustus 2026 melalui kanal YouTube Bojoka Music.

