Timika, Papuadaily – Perayaan 30 tahun Kabupaten Mimika tidak hanya diisi seremoni. Pemerintah Kabupaten Mimika menyiapkan Festival Bazar dan UMKM sebagai ruang promosi produk lokal sekaligus panggung bagi musisi, pelajar, komunitas seni, dan talenta daerah.
Festival yang digelar pada 6–8 Oktober 2026 itu akan menghadirkan lebih dari 10 grup musik lokal. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika yang menggabungkan bazar UMKM, pertunjukan musik, seni, budaya, dan hiburan masyarakat.
Kegiatan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan TIFA Creative.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi mengatakan keterlibatan musisi lokal menjadi salah satu bagian penting dalam festival. Pemerintah ingin membuka ruang agar talenta daerah dapat tampil dan dikenal lebih luas.
“Untuk penyanyi lokal kurang lebih ada sekitar 10 grup lebih. Musiknya hip-hop dan tradisional. Sanggar-sanggar Amungme, Kamoro dan Nusantara juga ikut, termasuk beberapa sekolah,” kata Samuel dalam konferensi pers bersama TIFA Creative di Timika, Minggu (4/10/2026).
Selain penampil lokal, festival juga menghadirkan sejumlah artis dari luar daerah, antara lain Glenn Sebastian, Papsel Onescoot, dan Melanesian Boys.
Pertunjukan sanggar budaya Amungme dan Kamoro serta penampilan pelajar dari sejumlah sekolah juga dijadwalkan mengisi rangkaian acara.
Perwakilan TIFA Creative, Alfo Smith, mengatakan festival dirancang tidak sekadar sebagai ajang penjualan produk UMKM. Kegiatan tersebut juga diarahkan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, musisi, komunitas seni, pelajar, dan masyarakat.
“Jadi bukan hanya UMKM, tetapi juga bagaimana talenta-talenta lokal bisa mendapatkan ruang untuk tampil dan dikenal lebih luas,” ujar Alfo.
Dari sektor usaha, festival melibatkan pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM, organisasi perangkat daerah, BUMN, PT Freeport Indonesia, serta Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Para pelaku usaha akan memanfaatkan festival sebagai ruang memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Persiapan festival hingga Minggu telah mencapai sekitar 85 persen. Sejumlah kebutuhan utama, termasuk panggung dan perangkat tata suara, mulai dipasang menjelang pembukaan.
Festival tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-30 Kabupaten Mimika yang akan berlanjut hingga acara syukuran puncak pada 12 Oktober 2026.
Memasuki tiga dekade perjalanan daerah, rangkaian perayaan HUT Mimika diarahkan tidak hanya untuk menandai perjalanan pemerintahan dan masyarakat, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM, seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal untuk berkembang.








