Papua Tengah Dukung Swasembada Pangan Nasional, Siap Perkuat Sektor Pertanian Daerah

NABIRE, Papuadaily – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan nasional di sektor pangan menyusul pengumuman resmi capaian swasembada pangan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada awal Januari 2026.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar secara daring dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan, khususnya komoditas beras, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan pemerintah. Jika sebelumnya target swasembada diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, realisasinya berhasil diwujudkan hanya dalam kurun waktu satu tahun.

Berdasarkan data pemerintah dan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional mencapai 34,71 juta ton atau mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Capaian tersebut dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan pangan nasional.

Presiden menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi utama bagi kedaulatan bangsa. Dengan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Presiden, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, hingga dukungan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas produksi, distribusi, serta pengamanan sektor pangan nasional.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat keberpihakan kepada petani melalui berbagai kebijakan strategis, seperti peningkatan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, penyederhanaan regulasi pupuk, penambahan alokasi pupuk bersubsidi, serta upaya pemberantasan mafia pangan dan praktik korupsi di sektor pertanian.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan berbagai kebijakan nasional di bidang pangan melalui pengembangan dan optimalisasi potensi pertanian yang dimiliki Papua Tengah.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong optimalisasi sektor pertanian, sejalan dengan arah kebijakan nasional untuk memperluas swasembada pada komoditas strategis lainnya, serta menjadikan sektor pangan sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar Meki Nawipa, Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, Papua Tengah memiliki potensi lahan dan sumber daya yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan produksi pangan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan terhadap petani melalui berbagai program peningkatan produktivitas, pendampingan, dan pengembangan infrastruktur pertanian.

Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional tersebut diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah terkait, unsur TNI-Polri, serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Tengah.

Partisipasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap agenda besar pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi berbasis sektor pertanian di daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Papua Tengah optimistis dapat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas.