NABIRE, Papuadaily – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan seluruh persiapan telah rampung menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Nabire, Senin (20/4/2026). Kunjungan tersebut akan difokuskan pada peninjauan sejumlah infrastruktur strategis sebagai bagian dari percepatan pembangunan di provinsi termuda di Indonesia itu.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh agenda kunjungan berjalan lancar.
Usai memimpin apel gabungan, Silwanus menjelaskan bahwa berdasarkan jadwal yang diterima, Wakil Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Nabire sekitar pukul 11.00 WIT.
“Sesuai dengan jadwal yang disampaikan, hari ini pukul 11.00 beliau mendarat di Nabire. Ada tiga kegiatan utama yang akan beliau lakukan, yaitu meninjau runway bandara, pusat pemerintahan, dan rencana pengembangan di pelabuhan,” ujar Silwanus kepada wartawan.
Ia mengatakan ketiga lokasi tersebut menjadi fokus utama kunjungan kerja Wakil Presiden. Sementara itu, hingga saat ini belum terdapat agenda resmi yang menjadwalkan pertemuan langsung antara Wapres dengan masyarakat.
“Sampai hari ini saya belum mendapatkan agenda bertemu masyarakat. Dalam jadwal yang kami terima sebelumnya memang belum ada agenda tersebut,” katanya.
Silwanus memastikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah melakukan berbagai persiapan, termasuk koordinasi lintas sektor bersama TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran serta keamanan selama kunjungan berlangsung.
“Persiapan dari Pemprov sendiri kami sudah siap. Kami sudah menggelar rapat sebanyak tiga kali. Bahkan semalam hingga sekitar pukul 18.30 WIT kami melakukan pengecekan langsung bersama tim TNI-Polri untuk memastikan seluruh kesiapan di lapangan,” ujarnya.
Menurut Silwanus, kunjungan Wakil Presiden memiliki arti penting bagi percepatan pembangunan Papua Tengah sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB). Pemerintah provinsi berharap kunjungan tersebut dapat memberikan dukungan terhadap penyelesaian berbagai agenda strategis yang masih berjalan.
Ia menyebutkan, Papua Tengah masih memiliki sedikitnya 12 agenda prioritas sebagai provinsi baru, mulai dari pelaksanaan pemerintahan, pembentukan kelembagaan seperti Majelis Rakyat Papua (MRP) dan DPR Papua Tengah (DPRP), hingga penyelesaian aset serta berbagai urusan administratif lainnya.
“Harapan kami, dengan berbagai agenda sebagai DOB yang sedang berjalan, kunjungan ini dapat menjadi dorongan agar seluruh proses dapat diselesaikan secara optimal sesuai target nasional,” kata Silwanus.
Ia menambahkan, kehadiran Wakil Presiden juga diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa roda pemerintahan di Papua Tengah terus bergerak maju dan mampu mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah lain.
“Dengan kedatangan beliau, kami berharap dapat melihat secara langsung bahwa Papua Tengah tidak tertinggal dalam penyelenggaraan pemerintahan dan terus berupaya mengejar ketertinggalan dari provinsi-provinsi lainnya,” tuturnya.






