GORONTALO, Papuadaily – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika menjadi salah satu daya tarik utama pada hari ketiga pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi hingga sore hari. Stand yang menampilkan beragam produk unggulan khas Papua Tengah itu terus dipadati masyarakat, baik peserta PENAS dari berbagai provinsi maupun pengunjung umum yang ingin melihat lebih dekat hasil karya para perajin asal Mimika.
Berbagai produk kerajinan tangan, tenun khas, aksesori etnik, hingga aneka produk berbasis kearifan lokal menjadi magnet tersendiri. Keunikan motif, nilai budaya, serta kualitas produk yang dipamerkan berhasil menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh kekayaan budaya Kabupaten Mimika.
Sejumlah pengunjung tampak mengantre untuk memasuki area stand. Tidak sedikit di antaranya yang berdialog langsung dengan pengurus Dekranasda guna mengetahui proses pembuatan produk, filosofi motif yang digunakan, hingga peluang pengembangan kerajinan khas Mimika di pasar nasional maupun internasional.
Ketua Dekranasda Kabupaten Mimika menyambut positif tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk-produk yang dipamerkan.
“Kami bersyukur respons masyarakat sangat luar biasa. Banyak pengunjung yang tidak hanya membeli produk, tetapi juga ingin mengetahui cerita di balik setiap karya yang kami tampilkan. Ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan budaya dan identitas Mimika kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Selain menjadi lokasi favorit untuk berbelanja, stand Dekranasda Mimika juga ramai dijadikan tempat berfoto. Sejumlah pengunjung tampak mengabadikan momen bersama pengurus Dekranasda sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Papua Tengah yang ditampilkan dalam pameran.
Menurut panitia pendamping stand, tingginya jumlah pengunjung menjadi indikator bahwa produk-produk kreatif berbasis budaya lokal memiliki daya saing dan mampu menarik minat pasar yang lebih luas.
“Ajang seperti PENAS KTNA membuka ruang promosi yang sangat besar bagi perajin daerah. Harapan kami, setelah pameran ini akan terbangun jejaring pemasaran baru sehingga produk-produk UMKM Mimika dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Partisipasi Dekranasda Mimika dalam PENAS KTNA XVII menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat promosi potensi daerah sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Melalui pameran berskala nasional tersebut, produk-produk unggulan Mimika diharapkan semakin dikenal masyarakat, membuka peluang pasar baru bagi para pelaku UMKM, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan perajin dan penguatan identitas budaya Papua Tengah di tingkat nasional.






