News  

1.000 Siswa di Mimika Bakal Belajar Penanganan Darurat Lewat Rescue Goes to School

Ketua Panitia IFRC 2026, Periyadi. (kiri)

Timika, Papuadaily – Sebanyak 1.000 siswa dari 10 sekolah di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akan mendapatkan edukasi dasar penanganan keadaan darurat melalui program Rescue Goes to School.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian 8th Indonesia Fire & Rescue Challenge (IFRC) 2026 yang menghadirkan pengalaman belajar langsung mengenai kesiapsiagaan dan tindakan awal saat menghadapi situasi darurat.

Ketua Panitia IFRC 2026, Periyadi, mengatakan program tersebut dirancang untuk mengenalkan pengetahuan dasar penyelamatan kepada pelajar, khususnya siswa SMP dan SMA.

“Kami ingin mengajak anak-anak sekolah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai dasar-dasar ketanggap daruratan, termasuk belajar bagaimana menangani suatu keadaan darurat,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, kegiatan ini akan dilaksanakan secara serentak di 10 sekolah dengan melibatkan sekitar 1.000 siswa. Panitia juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah, guru, dan mitra untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.

“Siswa tidak hanya diperkenalkan pada teori. Mereka juga akan belajar bagaimana merespons situasi darurat, berkomunikasi, memberikan arahan, dan memahami langkah-langkah dasar penanganan ketika terjadi keadaan darurat,”ucapnya.

Panitia turut menyiapkan skenario simulasi yang dirancang menyerupai kondisi kejadian sebenarnya agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata.

Selain mengikuti kegiatan di sekolah, sebagian siswa juga akan diajak menyaksikan langsung simulasi penyelamatan di area training ground.

Ia menjelaskan, pelibatan pelajar dalam skala besar menjadi salah satu upaya untuk memperluas manfaat IFRC, sehingga kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para peserta.

Melalui Rescue Goes to School, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dan mengetahui langkah awal yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.

Ia menegaskan rangkaian ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat peran tim firefighter dan rescue dalam melindungi keselamatan manusia.