banner 728x250

Karyawannya Gugur Tertembak, PTFI Sampaikan Duka Mendalam

Grasberg Mine. (Foto: Moh).

​Timika, Papuadaily – Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) mengonfirmasi terjadinya insiden penembakan oleh orang tak dikenal di area operasional perusahaan pada Rabu (11/3/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT di area tambang terbuka (open pit) Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Insiden penembakan ini mengakibatkan satu orang karyawan dilaporkan meninggal dunia. Adapun korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Simson Mulia (48).

VP Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, menyatakan duka cita yang mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa rekan kerja mereka. ​

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini,” ujar Katri dalam keterangan resminya melalui pesan singkat pada Rabu malam.

Katri menegaskan bahwa aspek keamanan pekerja menjadi perhatian serius manajemen. Meskipun terjadi insiden di area Grasberg, ia menginformasikan bahwa aktivitas operasional perusahaan saat ini tetap berjalan secara normal dengan pengawasan ketat.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini. Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkasnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan sedang bekerja untuk memastikan detail kejadian.

“Ya betul sementara kami masih cek dan dalami,” kata Kapolres singkat saat dikonfirmasi media.

Pihak kepolisian pun memastikan bahwa proses Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun dilakikan guna mengumpulkan bukti-bukti dan mengungkap kronologi pasti serangan tersebut.

Kapolres juga membenarkan informasi mengenai jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Sementara kami masih olah TKP. Nanti ya dengan humas. Untuk korban 1 MD (Meninggal Dunia),” tegas Kapolres.