banner 728x250

ODC Tangkap KKB Terlibat Pembunuhan Polisi yang Kabur dari Lapas Wamena

Foto: dok ODC

Dekai, Papuadaily – Personel Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap seorang narapidana Ferly Wesabla alias Ferlin (22) yang sebelumnya kabur dari Lapas Wamena di Kompleks Perumahan Ekselon II, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/3) sekitar pukul 17.50 WIT.

Warga Kompleks Telkomsel, Distrik Dekai itu ditangkap setelah aparat memperoleh informasi dan memantau pergerakannya menggunakan sepeda motor menuju rumah keluarga. Saat akan diamankan, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan bersembunyi di semak-semak, namun berhasil ditangkap setelah pengejaran.

Ferly merupakan salah satu dari tujuh narapidana yang kabur dari Lapas Klas IIB Wamena pada Selasa (25/2/2025). Enam orang lainnya adalah Penias Heluka alias Kopi Tua (pimpinan KKB Yahukimo), Nelis Helika bin Hendrik Heluka, Rio Elopere bin Jani Elopere, Ariel Sonyap alias Simon Sonyap, Segius Asso, dan Welinton Kogoya alias Ula – yang berhasil ditangkap langsung di sekitar area lapas saat pelarian.

Berdasarkan data kepolisian, Ferly diketahui tergabung dalam kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, Batalyon Yalennang. Ia merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan anggota Polres Yahukimo, Bripda Oktovianus Buara, tahun 2024 yang telah divonis bersalah oleh pengadilan.

Selama penangkapan, aparat mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Mio 125 tanpa plat nomor, satu headset Robot hitam, charger handphone, tas noken, korek api gas kuning, dan noken kecil. Semua barang disimpan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penangkapan merupakan bagian dari langkah penegakan hukum berkelanjutan terhadap gangguan kamtibmas di Yahukimo. “Aparat akan terus melakukan upaya pencarian dan penindakan terhadap pelaku yang berupaya menghindari proses hukum,” ujarnya.

Ferly kini diamankan di Polres Yahukimo untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan aparat sedang mengkoordinasikan dengan pihak Lapas Wamena terkait mekanisme penyerahan kembali narapidana. “Kami berharap lembaga pemasyarakatan dapat meningkatkan sistem pengawasan agar pelarian dapat diminimalisir,” tambahnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen aparat dalam menegakkan hukum. “Setiap pelaku kejahatan akan tetap kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan melaporkan aktivitas mencurigakan. “Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Papua,” katanya.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.