banner 728x250

Ketua IKT Mimika Kerahkan Alat Berat Bersihkan Kompleks Gedung Tongkonan

Ketua IKT Mimika, Yusuf Rombe, memantau langsung pembersihkan halaman gedung Tongkonan, Jumat (29/5/2026).

Timika, Papuadaily Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Mimika, Yusuf Rombe Pasarrin, menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan dan pemeliharaan Gedung Tongkonan dengan mengerahkan sejumlah alat berat milik pribadi untuk membersihkan area sekitar bangunan yang tengah dalam tahap penyelesaian.

Aksi pembersihan yang dilakukan pada Jumat (29/5/2026) tersebut difokuskan pada pengangkutan tumpukan kayu dan sisa material bekas pengerjaan rumah Tongkonan agar lingkungan gedung kembali tertata rapi dan nyaman dipandang.

Yusuf Rombe mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan kawasan Gedung Tongkonan yang selama ini menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat Timika untuk menggelar berbagai kegiatan sosial, budaya, maupun kemasyarakatan.

“Hari ini saya datang membawa alat pribadi untuk membersihkan bekas-bekas pengerjaan supaya terlihat bersih seperti semula, sehingga nyaman dipandang oleh siapa saja yang datang ke Gedung Tongkonan,” ujar Rombe di sela-sela kegiatan pembersihan.

Ketua IKT Mimika, Yusuf Rombe, memantau langsung pembersihkan halaman gedung Tongkonan, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, dukungan yang diberikan tidak hanya dilakukan pada hari itu. Dalam beberapa hari sebelumnya, dirinya juga telah mengerahkan berbagai peralatan berat dan pendukung, antara lain mobile crane, forklift, excavator long arm, serta sejumlah alat bantu lainnya guna menunjang proses pembangunan.

Untuk kegiatan pembersihan kali ini, Rombe menurunkan tiga unit truk untuk mengangkut material kayu yang menumpuk di lokasi, serta satu unit alat berat yang digunakan untuk mempercepat proses penataan area.

Menurutnya, kontribusi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan dukungan sebagai Ketua IKT Mimika terhadap keberadaan Gedung Tongkonan yang menjadi aset bersama masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika.

“Ini bentuk dukungan saya selaku Ketua IKT Mimika untuk kepentingan Gedung Tongkonan yang merupakan aset kita bersama, masyarakat Toraja di Timika,” katanya.

Selain meninjau langsung proses pembersihan, Rombe juga menyempatkan diri berdialog dengan para pekerja yang masih melakukan penyelesaian pembangunan rumah Tongkonan. Ia memberikan motivasi agar para tukang tetap bersemangat menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia mengakui, kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan menjadi salah satu kendala dalam proses pembangunan. Material kayu yang basah dan licin membuat aktivitas para pekerja harus disesuaikan demi menjaga keselamatan kerja.

Meski demikian, Rombe memastikan progres pembangunan Gedung Tongkonan terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, tingkat penyelesaian bangunan telah mencapai sekitar 75 persen.

“Karena faktor hujan, para tukang terkadang tidak bisa bekerja maksimal karena kayu dalam kondisi basah dan licin. Namun sampai saat ini progres pembangunan sudah mencapai 75 persen dan akan terus kita genjot hingga selesai sesuai target,” pungkasnya.

Keberadaan Gedung Tongkonan di Timika diharapkan tidak hanya menjadi simbol budaya masyarakat Toraja di perantauan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.