News  

Tekan Antrean di SPBU, Pemkab Mimika Berlakukan Ganjil-Genap untuk Biosolar Mulai 10 Agustus

Ilustrasi

Timika, Papuadaily – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Biosolar di seluruh SPBU mulai 10 Agustus 2026.

Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi antrean sekaligus memastikan distribusi BBM bersubsidi lebih tertib dan tepat sasaran.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kalla, mengatakan Pertamina bersama seluruh pengelola SPBU siap melaksanakan kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran Bupati Mimika tertanggal 31 Juli 2026.

“Kami dari Pertamina dan SPBU tentu mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika. Aturan ganjil-genap ini mengacu pada Surat Edaran Bupati,” katanya saat ditemui di Timika, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, penerapan sistem ganjil-genap didasarkan pada hasil analisis transaksi pembelian Biosolar di seluruh SPBU di Mimika. Dari evaluasi tersebut, skema ini dinilai masih memungkinkan diterapkan untuk mengatur distribusi BBM bersubsidi secara lebih merata.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 10 Agustus dan akan dievaluasi setiap pekan. Evaluasi dilakukan untuk melihat efektivitas pelaksanaannya sekaligus menjadi dasar apabila diperlukan penyesuaian di lapangan.

“Kalau memang ada yang perlu diperbaiki atau disesuaikan, tentu akan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi bersama,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi pemberlakuan sistem ganjil-genap. Menurutnya, kebijakan ini bukan untuk membatasi masyarakat memperoleh Biosolar bersubsidi, melainkan agar distribusinya lebih adil dan antrean di SPBU dapat dikendalikan.

“Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kebijakan tersebut, Pertamina telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berencana melibatkan Satuan Lalu Lintas Polres Mimika dalam pengawasan di lapangan,” tutupnya.