Timika, Papuadaily – Sembilan orang warga sipil yang diduga seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berusia antara 13 hingga 17 tahun, dilaporkan disandera oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/8/2026) .
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyampaikan bahwa informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang disampaikan kepada personel di Polsek Jila maupun Koramil setempat .
“Berdasarkan informasi yang kami terima, benar ada sembilan orang yang diduga disandera, rata-rata berusia 13 hingga 17 tahun, dan seluruhnya berjenis kelamin perempuan,” kata Alredo dalam keteranganya, Rabu.
“Namun hingga saat ini kami masih mendalami kebenaran informasi tersebut, termasuk identitas dan keberadaan mereka,” lanjutnya.
Polres Mimika telah menyiapkan langkah-langkah penanganan cepat, Mengirim tim ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus memperkuat personel di pos pengamanan serta Meminta bantuan Batalyon Brimob Timika untuk mendukung dan memperkuat kekuatan personel di lapangan.
Kendala yang dialami mengingat lokasi berada di kawasan pegunungan, kemungkinan pengiriman personel menggunakan helikopter. Untuk tahap awal, disiapkan satu regu personel pengamanan sebagai langkah awal.
“Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penebalan personel. Mengingat keterbatasan akses dan jadwal penerbangan, kemungkinan sebagian personel akan diangkut menggunakan helikopter. Kami kirim satu regu terlebih dahulu untuk membackup personel yang sudah ada di pos,” jelas Alredo.
Polisi juga mengakui masih terkendala keterbatasan jaringan komunikasi dan belum adanya saksi yang bisa memberikan keterangan langsung terkait kronologi peristiwa. Pihaknya terus berupaya memastikan kebenaran informasi serta memantau perkembangan situasi di lapangan.
“Saya perintahkan personel di sana untuk terus mendalami setiap informasi dari masyarakat. Jika ada perkembangan, akan kami sampaikan segera,” tegasnya.
Hingga saat ini, operasi pencarian dan pendataan masih berlangsung. Polisi menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyampaikan informasi apa pun yang berkaitan dengan peristiwa ini ke pos keamanan terdekat.



