Timika, Papuadaily – Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Mimika, Yance Sani, mengajak seluruh pengusaha Orang Asli Papua (OAP) di Mimika untuk memanfaatkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dengan cara bersaing secara profesional, jujur, dan bermartabat.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul terbitnya Surat Edaran Bupati Mimika Nomor 17 Tahun 2026 tentang ketentuan penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) darat bagi usaha mikro, yang dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi pengusaha lokal.
Menurut Yance, kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati Mimika tersebut merupakan peluang besar bagi pengusaha Papua untuk menunjukkan kapasitas dan kualitasnya dalam dunia usaha, khususnya dalam mengikuti berbagai program pembangunan dan proyek pemerintah.
“Kami mengajak seluruh pengusaha Orang Asli Papua untuk memanfaatkan kebijakan ini dengan sebaik-baiknya. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa pengusaha Papua mampu bersaing secara profesional, jujur, dan bermartabat,” ujar Yance di Timika, Senin (9/3/2026).
Ia menegaskan bahwa keberpihakan pemerintah daerah kepada pengusaha lokal harus dijawab dengan sikap yang bertanggung jawab serta peningkatan kualitas usaha, baik dari sisi manajemen, administrasi, maupun pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Kebijakan ini bukan hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi pengusaha Papua untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan daerah. Karena itu kita harus menunjukkan kelas kita sebagai pengusaha yang profesional,” katanya.
Yance juga mengingatkan agar para pengusaha OAP tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga terus meningkatkan kapasitas, disiplin, serta integritas dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, persaingan usaha yang sehat akan melahirkan pengusaha-pengusaha Papua yang kuat, mandiri, dan mampu menjadi tuan di negerinya sendiri.
“Kita harus membangun budaya usaha yang sehat. Tidak saling menjatuhkan, tetapi saling mendukung dan menunjukkan kualitas kerja yang baik. Dengan begitu, pengusaha Papua akan semakin dipercaya dan dihargai,” ujarnya.
KAPP Mimika, lanjut Yance, akan terus berperan dalam melakukan pembinaan, pendampingan, serta penguatan kapasitas bagi para pengusaha Orang Asli Papua agar mampu mengikuti perkembangan sistem usaha dan regulasi yang terus berkembang.
“KAPP hadir untuk memastikan bahwa pengusaha Papua tidak hanya mendapatkan ruang, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola peluang tersebut secara baik dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia berharap, dengan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah serta komitmen dari para pengusaha lokal, Mimika dapat melahirkan lebih banyak pengusaha Papua yang sukses, berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
“Kita harus buktikan bahwa ketika diberi kesempatan, pengusaha Papua mampu berdiri sejajar dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Mimika,” tutupnya.








