Metro  

Kericuhan Warga di Nawaripi Dipicu Teguran Pesta Dekat Rumah Duka, Kapolres Turun Tangan

Timika, Papuadaily – Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob Batalyon B merespons aksi saling serang antara warga Gang Gaharu dan Gang Masbait di Jalan Nawaripi, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (1/10/2026) malam.

Kericuhan tersebut diduga dipicu kegiatan pesta pernikahan yang berlangsung berdekatan dengan rumah duka. Keluarga yang sedang berduka kemudian menegur penyelenggara pesta agar mengecilkan volume musik karena jenazah masih berada di rumah duka.

banner 325x300

Teguran tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antarkelompok warga.

Menerima laporan kejadian, personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk mengendalikan situasi. Penanganan dipimpin Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak didampingi Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong.

Di lokasi, Alredo Rumbiak menemui kedua kelompok warga dan meminta mereka menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperbesar kericuhan.

“Saya hadir supaya masalah ini bisa kita selesaikan dengan kepala dingin. Saya tidak ingin ada yang menjadi korban karena masalah seperti ini. Kita bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tetapi bagaimana masalah ini cepat selesai dan tidak ada korban,” ujarnya kepada warga.

Ia juga meminta warga Gang Gaharu tidak terprovokasi dan menghentikan aksi penyerangan ke arah Gang Masbait. Imbauan serupa disampaikan kepada warga Gang Masbait agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan situasi kepada kepolisian.

“Saya mohon warga tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Jangan melakukan serangan ke sebelah. Saya akan menemui warga di Gang Masbait agar mereka juga menahan diri dan tidak melakukan serangan,” tegasnya.

Kepada keluarga yang sedang berduka di Gang Masbait, Alredo Rumbiak menyampaikan bahwa kepolisian memahami situasi yang sedang dihadapi keluarga. Sementara itu, kegiatan pesta yang berlangsung di lokasi berdekatan dengan rumah duka dihentikan untuk mencegah kericuhan kembali terjadi.

Polisi juga akan mengecek kegiatan pesta tersebut, termasuk terkait perizinannya. Jika ditemukan pelanggaran, kepolisian akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kericuhan tersebut, seorang warga berinisial M (21), warga Jalan Nawaripi Gang Masbait, mengalami luka pada bagian tulang kering sebelah kiri setelah terkena lemparan batu.

Kericuhan kemudian berhasil dilerai dan situasi berangsur kondusif. Polres Mimika mengimbau masyarakat, khususnya warga di sekitar Gang Gaharu dan Gang Masbait, untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memperkeruh situasi.