Imigrasi Mimika Kenalkan Layanan Paspor dan Sekolah Kedinasan kepada Siswa SMA YPPK Tiga Raja

Timika, Papuadaily – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika memperkenalkan tugas dan fungsi keimigrasian, layanan paspor, hingga peluang pendidikan kedinasan kepada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi di SMA YPPK Tiga Raja, Kabupaten Mimika, Jumat (6/11/2026).

Sebanyak 35 siswa kelas XII mengikuti kegiatan tersebut. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pelayanan keimigrasian sekaligus membuka wawasan tentang peluang melanjutkan pendidikan dan berkarier di bidang keimigrasian.

Kepala SMA YPPK Tiga Raja, Rofinus Moa, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, sosialisasi ini memberikan tambahan pengetahuan bagi siswa, terutama terkait pelayanan keimigrasian dan alternatif pendidikan setelah lulus sekolah menengah atas.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika diwakili Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM), Fransz Tutuarima, yang bertindak sebagai narasumber.

Fransz menjelaskan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi, mulai dari pelayanan kepada masyarakat hingga penegakan hukum dan pengamanan negara di bidang keimigrasian.

Para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai paspor sebagai dokumen resmi perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri, termasuk prosedur dan persyaratan pengajuannya.

Selain itu, Imigrasi Mimika memperkenalkan aplikasi M-Paspor sebagai inovasi layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan paspor secara daring. Pengenalan aplikasi ini diharapkan membantu pelajar memahami perkembangan pelayanan publik berbasis teknologi.

Tak hanya berfokus pada pelayanan, sosialisasi tersebut juga membuka informasi mengenai peluang pendidikan kedinasan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Politeknik Imigrasi.

Materi yang disampaikan mencakup program pendidikan, persyaratan pendaftaran, tahapan seleksi, hingga peluang pengembangan karier setelah menyelesaikan pendidikan.

Informasi tersebut dinilai relevan bagi siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan pilihan pendidikan lanjutan. Melalui sosialisasi ini, para pelajar diharapkan memiliki gambaran lebih luas mengenai kesempatan mengenyam pendidikan kedinasan sekaligus mengabdi kepada negara.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi seputar pelayanan paspor, penggunaan aplikasi M-Paspor, serta proses penerimaan calon taruna sekolah kedinasan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pihak sekolah, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika menyerahkan plakat kepada SMA YPPK Tiga Raja. Plakat tersebut diterima Agnes Sampe Rongge yang mewakili pihak sekolah.

Melalui kegiatan ini, Imigrasi Mimika berupaya memperluas literasi keimigrasian di lingkungan pendidikan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa mengenai keimigrasian, tetapi juga mendorong generasi muda Mimika mengenali peluang pendidikan dan profesi yang dapat menjadi pilihan untuk masa depan.