TIMIKA, Papuadaily – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta para perajin lokal, khususnya masyarakat asli Papua, agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Mimika, Nela Manggara, saat menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Emeneme Yauware, Timika, Jumat (5/6/2026).
Nela mengatakan, Dekranasda memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan, pendampingan, promosi, pameran, hingga membantu pemasaran produk-produk unggulan hasil karya masyarakat Mimika.
Berbagai produk khas daerah, seperti ukiran Papua, kerajinan tangan, anyaman, aksesori etnik, hingga produk kuliner lokal terus mendapat perhatian melalui program pembinaan agar memiliki kualitas, nilai ekonomi, serta daya saing yang semakin kuat.
“Dekranasda hadir untuk mendampingi para pengrajin dan pelaku UMKM. Kami berupaya membantu mempromosikan, memamerkan, sekaligus memperluas pemasaran produk-produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Nela Manggara.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi pelaku UMKM daerah adalah keterbatasan akses promosi dan pemasaran. Padahal, banyak produk lokal Mimika memiliki keunikan, kualitas, serta nilai budaya yang tinggi dan berpotensi bersaing di pasar yang lebih luas.
Karena itu, Dekranasda Mimika terus mendorong berbagai strategi promosi melalui keikutsertaan dalam pameran daerah maupun nasional, sekaligus memanfaatkan jaringan pemasaran yang dapat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha.
“Kami ingin produk-produk unggulan Mimika tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional sehingga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Teras Mimika Buka Akses Pasar Lebih Luas
Nela juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Salah satu langkah strategis yang dinilai memberikan dampak positif adalah hadirnya Teras Mimika, galeri promosi produk unggulan Kabupaten Mimika yang berlokasi di Kantor Kementerian UMKM Republik Indonesia di Jakarta.
Menurutnya, keberadaan Teras Mimika menjadi ruang penting untuk memperkenalkan produk kerajinan dan UMKM lokal kepada masyarakat luas, sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih besar bagi para perajin dan pelaku usaha.
“Kami bersyukur karena saat ini produk-produk UMKM Mimika memiliki ruang promosi melalui Teras Mimika di Jakarta. Ini menjadi peluang besar bagi para pengrajin dan pelaku usaha untuk memperluas pasar mereka,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Dekranasda Mimika akan terus berupaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi lokal dan kearifan budaya Papua. Pengembangan produk daerah tidak hanya diarahkan pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya masyarakat Mimika.
Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Dalam momentum Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Dekranasda Mimika juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Nela mengimbau masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga lingkungan agar tetap sehat, aman, nyaman, dan tertata.
“Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kesadaran dan partisipasi semua pihak, Timika dapat menjadi kota yang bersih, aman, tertib, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Nela Manggara.
Kehadiran Dekranasda Mimika dalam berbagai kegiatan promosi dan pembinaan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor ekonomi kreatif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa produk lokal Papua Tengah semakin dikenal di tingkat nasional.






