banner 728x250

Kronologis: Karyawan di Freeport Tertembak saat Rapikan Peralatan Kerja

Suasana proses evakuasi korban penembakan di area tambang terbuka Grasberg. (Foto: Istimewa)

Timika, Papuadaily – Kepolisian Resort (Polres) Mimika telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) insiden penembakan di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

Kasi Humas Polres Mimika IPTU Hempy Ona dalam keterangan resminya, Rabu malam membenarkan hal tersebut.

Menurut IPTU Hempy, insiden itu menyebabkan seorang karyawan berinisial SM berusia sekitar 49 tahun meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berinisial AM selaku saksi mengalami luka lecet pada telapak tangan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri.

Korban SM merupakan karyawan Departemen Eksplorasi yang meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala sebelah kanan yang tembus hingga telinga kiri.

Berdasarkan keterangan awal saksi, saat itu korban dan saksi sedang melaksanakan pekerjaan pengukuran water level di area Jayapura Ex Pontil menggunakan kendaraan operasional.

Setelah pekerjaan selesai, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk merapikan peralatan kerja, sementara saksi berada di samping kendaraan.

Tidak lama kemudian saksi mendengar suara tembakan dan melihat korban telah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan.

“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan,” jelas IPTU Hempy.

Menerima informasi tersebut, tim respon gabungan dari aparat keamanan, termasuk tim keamanan perusahaan beserta tim medis, bergegas menuju ke lokasi.

Setibanya di lokasi, tim kemudian mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit ISOS Tembagapura (MP 68). Sekitar pukul 10.40 WIT, korban akhirnya tiba di rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Personel Polsek Tembagapura yang dipimpin Wakapolsek Iptu Eksan Laane langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta melakukan proses identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka tembak pada kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri,” ungkapnya.

Sementara itu, aparat keamanan juga melakukan olah TKP yang di pimpin oleh kanit Reskrim Polsek Tembagapura IPDA Akhmad Y. Wiratana bersama 4 personel Polsek Tembagapura di area Grasberg.

Pada saat proses evakuasi dan pengamanan berlangsung, dilaporkan juga sempat terjadi kontak tembak Brimob dari Satgas Amole dengan kelompok bersenjata di sekitar lokasi.

Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penembakan. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga masih berada di sekitar area Grasberg.

Jenazah korban rencananya akan dipulangkan ke rumah duka di Bandung pada Kamis 12 Maret 2026 menggunakan pesawat Airfast.

Polres Mimika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Aparat keamanan juga akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan langkah-langkah penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika, khususnya di area Tembagapura dan sekitarnya.