News  

DPRK Mimika Paripurna Istimewa Penghormatan dan Pelepasan Jenazah Karel Gwijangge

Papuadaily/Crystal

Timika, Papuadaily – Puluhan masyarakat bersama jajaran pejabat daerah mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Senin (7/9/2026), untuk mengantar dan memberikan penghormatan terakhir kepada Wakil Ketua II DPRK Mimika, almarhum Karel Gwijanggen, S.IP.

Jenazah almarhum tiba di Kantor DPRK Mimika sekitar pukul 14.25 WIT. Kedatangan jenazah disambut dalam suasana duka oleh ketua dan anggota DPRK Mimika, pemerintah daerah, keluarga serta masyarakat yang hadir.

banner 325x300

Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau melakasakan Rapat Paripurna Istimewa Penghormatan dan Pelepasan Jenazah Wakil Ketua II DPRK Mimika, almarhum Karel Gwijanggen, S.IP.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam prosesi tersebut, di antaranya Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika, Opd, pimpinan DPRK Mimika serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika.

Dalam rapat paripurna tersebut, ia menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Karel Gwijanggen dikenang sebagai salah satu putra terbaik Mimika yang telah mengabdikan diri dalam pemerintahan dan lembaga legislatif.

Dalam perjalanan politiknya, almarhum pernah menjabat sebagai anggota DPRD Mimika periode 2009-2014, kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua I DPRD Mimika periode 2014-2019.

Selain menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, almarhum juga dikenal aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam riwayat sosial kemasyarakatan yang disampaikan DPRK Mimika, Karel disebut tidak mengenal lelah dan pamrih dalam membantu menangani berbagai persoalan serta konflik sosial yang terjadi di Timika.

Almarhum juga disebut memiliki kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah. Ia secara aktif membantu pembangunan sejumlah gereja serta menyalurkan bantuan bagi berbagai kegiatan gerejawi.

“Kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui perjuangannya dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian,” ujarny.

Melalui aspirasi masyarakat yang diperjuangkan lewat pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRK Mimika, almarhum turut membantu pembangunan perumahan masyarakat sejak 2022 hingga saat ini.

Nilai Pengabdian Harus Diwariskan

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam kesempatan tersebut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Karel Gwijanggen.

Ia menyampaikan duka cita yang mendalam sekaligus penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan almarhum selama menjalankan tugas bagi masyarakat dan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya meneruskan nilai-nilai baik yang telah diwariskan almarhum selama hidup dan mengabdi kepada masyarakat Mimika.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum,” demikian pesan yang disampaikan dalam prosesi penghormatan tersebut.

Kepergian Karel Gwijanggen meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, masyarakat dan jajaran DPRK Mimika. Namun, berbagai pengabdian yang telah dilakukan almarhum selama menjadi wakil rakyat dan tokoh masyarakat diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Mimika.

Rapat paripurna istimewa tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir DPRK Mimika kepada almarhum sebelum jenazah diserahkan untuk proses pemakaman.